BerandaNTBDOMPUKenal Melalui Medsos, Seorang Anak Diduga Jadi Korban Rudapaksa

Kenal Melalui Medsos, Seorang Anak Diduga Jadi Korban Rudapaksa

Dompu (Suara NTB) – Seorang anak usia 12 tahun di Kabupaten Dompu, diduga menjadi korban rudapaksa oleh pemuda yang baru dikenal melalui media sosial.

Kronologi kejadian, pelaku awalnya mengajak korban makan di salah satu lokasi, tetapi justru korban dibawa ke rumahnya. Korban tidak dapat mengelak karena mendapat ancaman akan dicekik. Korban mengalami persetubuhan hingga tiga kali sebelum akhirnya diantar pulang pada Minggu (10/05)

Kasi Humas Polres Dompu, Iptu I Nyoman Suardika kepada wartawan, Selasa (12/5) mengungkapkan, pihaknya kembali menangani kasus rudapaksa dengan korban anak di bawah umur dengan pelaku berinisial DW (24) warga Kilo.

Kasus ini bermula dari kenalan di media sosial. Setelah lama berkomunikasi, pelaku kemudian menawari korban makan bakso. Korban kemudian dijemput pada Sabtu (9/5) malam sekitar pukul 22.00 WITA. Pelaku justru membawa korban ke rumahnya dan korban dipaksa melakukan hubungan badan dengan ancaman kekerasan. “Menurut keterangan korban dirinya mendapat ancaman akan dicekik apabila menolak permintaan terlapor,” ungkap Suardika.

Kasus ini kemudian dilaporkan pihak keluarga ke Polsek. Untuk menghindari kemarahan keluarga korban, petugas langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Unit PPA Polres Dompu. “Saat ini, kasusnya sedang dalam proses penanganan kepolisian. Keluarga korban diimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan kepada kepolisian mengusutnya,” katanya mengingatkan.

Selain itu, Polres Dompu juga sedang menangani kasus pencabulan yang menimpa gadis usia 16 tahun yang dilaporkan keluarganya pada Minggu (10/5). Korban yang masih sekolah ini diduga dihamili tetangga korban berinisial A (41).

Kasus ini bermula saat korban sedang sendirian di rumahnya pada Desember 2025 lalu. Pelaku kemudian masuk ke kamar korban dan diduga merudapaksa korban disertai ancaman pembunuhan. Karena ancaman pembunuhan itu membuat korban memilih untuk memendam kasus yang dialaminya.

Kasus ini terungkap setelah pihak keluarga mencurigai perubahan fisik pada korban. Setelah diinterogasi, korban akhirnya mengaku sedang hamil akibat perbuatan A. Dugaan rudapaksa itu terjadi hingga dua kali. Kini kasusnya juga sedang ditangani Unit PPA Polres Dompu. (ula)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO