Mataram (Suara NTB) – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK/SLB di NTB, akan dibuka pada Selasa, 2 Mei 2026. Petunjuk teknis dan skema tahapan sedang disosialisasikan ke sekolah.
Ketua SPMB NTB yang juga Kepala Bidang SMA pada Disdikpora NTB, Tohajudin mengatakan, pihaknya sedang melakukan sosialisasi untuk memastikan petunjuk teknis serta alur pendaftaran SPMB dipahami satuan pendidikan.
“Sudah kami sosialisasikan mulai bulan April-Mei. Insyaallah pendaftaran akan kita mulai tanggal 2 Juni,” ujarnya.
Adapun jalur pendaftaran yang akan dibuka pada SPMB 2026 sama dengan jalur SPMB tahun sebelumnya antara lain, jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Terkait persentase kuota pada SPMB 2026, juga sama dengan tahun sebelumnya. Untuk jalur domisili 35 persen, jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi 30 persen, dan jalur mutasi 5 persen.
Terkait jumlah kuota peserta didik beserta rombel yang akan dibuka oleh masing-masing sekolah terutama bagi sekolah dengan peminat tinggi, Disdikpora NTB memberi pengecualian. Tohajudin menjelaskan, bagi sekolah dengan peminat tinggi jumlah kuota yang diusulkan disesuaikan dengan ketersediaan sarana prasarana atau ketersediaan ruang kelas.
“Disesuaikan dengan sarpras yang ada, jumlah rombel yang tersedia, itu kita sesuaikan dengan peserta didik yang akan diterima,” jelasnya.
Selain mengacu pada ketersediaan sarpras, sekolah juga diminta untuk mengusulkan jumlah kuota siswa baru dengan jumlah siswa yang lulus. Dengan penyesuaian tersebut, Tohajudin berharap proses pembelajaran di sekolah berjalan efektif, nyaman, serta terhindar dari pembludakan atau overload .
Tohajudin berharap, SPMB tahun ini berjalan lancar dan memberi keadilan bagi semua sekolah di NTB. Ia mengimbau kepada satuan pendidikan dan masyarakat untuk mematuhi juknis. Dengan demikian, ketimpangan jumlah siswa antara sekolah tidak terjadi.
“Sesuai dengan domisili yang sudah ditetapkan sesuai dengan tempat-tempatnya masing-masing sudah punya zona dan rayon,” pungkas Tohajudin. (sib)

