BerandaNTBKOTA MATARAMPrioritaskan CCTV, Drainase, dan Pemberdayaan Warga

Prioritaskan CCTV, Drainase, dan Pemberdayaan Warga

 

PEMERINTAH Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, mengusulkan tiga program prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) untuk perencanaan pembangunan tahun 2027.

Program tersebut meliputi pemasangan kamera pengawas (CCTV) lingkungan, revitalisasi saluran drainase, serta penguatan program pemberdayaan masyarakat.

Lurah Pejeruk, Lalu Bagus Afriady, mengatakan pemasangan CCTV menjadi salah satu kebutuhan mendesak karena sejumlah titik di wilayahnya dinilai memerlukan pengawasan tambahan untuk mencegah tindak kriminal maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“CCTV akan dipasang di titik-titik rawan dan fasilitas umum untuk membantu pengawasan aktivitas di kawasan tersebut,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, rencana pengadaan empat unit CCTV itu akan ditempatkan berdasarkan hasil pemetaan wilayah serta usulan masyarakat pada saat musyawarah lingkungan. Lokasi yang menjadi prioritas yakni kawasan yang minim penerangan, jalur padat aktivitas warga, serta area publik yang sering digunakan masyarakat.

Bagus menilai keberadaan kamera pengawas tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantauan keamanan, tetapi juga dapat membantu pemerintah dan aparat dalam mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan ketertiban maupun tindakan kriminal.

“Penempatannya nanti disesuaikan dengan tingkat kerawanan di masing-masing lingkungan. Harapannya masyarakat merasa lebih aman dan aktivitas di fasilitas umum juga bisa lebih terpantau,” katanya.

Selain sektor keamanan, persoalan drainase juga menjadi perhatian utama pemerintah kelurahan. Usulan perbaikan dan revitalisasi drainase dinilai penting untuk mengantisipasi genangan air yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi.

Kondisi geografis beberapa lingkungan yang berada dekat bantaran Sungai Jangkok membuat wilayah tersebut rawan terdampak limpasan air ketika debit sungai meningkat pada musim hujan.

Menurut Bagus, saluran drainase yang ada saat ini dinilai belum mampu menampung debit air secara maksimal, terutama ketika hujan deras terjadi dalam waktu cukup lama. Karena itu, pemerintah kelurahan mengusulkan peningkatan kapasitas saluran agar aliran air dari kawasan permukiman dapat langsung terhubung ke sungai tanpa menyebabkan genangan.

Di sisi lain, program pemberdayaan masyarakat juga menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan warga dalam forum MPBM. Program itu mencakup pelatihan usaha kecil, pengembangan keterampilan ekonomi produktif, hingga edukasi kesehatan masyarakat.

Kelurahan Pejeruk juga mengusulkan penguatan kapasitas kader posyandu melalui pelatihan dan pendampingan agar pelayanan kesehatan dasar di tingkat lingkungan dapat berjalan lebih optimal.

“Usulan pemberdayaan masyarakat juga cukup banyak disampaikan warga dalam musyawarah,” ungkap Bagus.

Ia menambahkan, program pemberdayaan masyarakat dinilai penting untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di tingkat kelurahan. (pan)



IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO