BerandaPENDIDIKANVania Maulida, Mahasiswi Unram Berhasil Tembus Seleksi Ketat Menjadi Google Student Ambassador...

Vania Maulida, Mahasiswi Unram Berhasil Tembus Seleksi Ketat Menjadi Google Student Ambassador 2026

Mataram (Suara NTB) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Mataram (Unram). Vania Maulida, mahasiswi Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP Unram) berhasil lolos dan bergabung secara resmi sebagai salah satu Google Student Ambassador (GSA) 2026. Hal ini diumumkan dalam acara Google Student Ambassador Inauguration pada Kamis, 23 April 2026 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta.

Vania bahkan berhasil menembus 150 besar nasional setelah bersaing dengan sekitar 81.000 pendaftar dari seluruh Indonesia. Dari proses seleksi ketat tersebut, hanya 2.000 peserta yang lolos ke tahap lanjutan. Selanjutnya, akhirnya dipilih 150 peserta terbaik untuk mengikuti tahap inaugurasi. Vania berhasil mewakili kampus dalam kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada 22–25 April 2026.

Program bergengsi ini diselenggarakan oleh Google dengan tujuan membekali mahasiswa dalam pengembangan kepemimpinan, public speaking, teamwork, serta pemanfaatan teknologi Google dalam kehidupan sehari-hari.

“Awalnya saya merasa minder dan takut belum cukup pantas, tetapi saya tetap mencoba karena ingin berkembang dan mendapatkan pengalaman baru. Ketika akhirnya dinyatakan lolos, saya merasa sangat bangga karena perjuangan dan usaha yang saya lakukan membuahkan hasil,” ungkap Vania pada 12 Mei 2026.

Sebagai Google Student Ambassador, Vania memiliki tanggung jawab mengenalkan teknologi dan program Google kepada mahasiswa melalui seminar, workshop, maupun diskusi komunitas. Ia juga bertugas membangun komunitas aktif dan membantu mahasiswa memahami teknologi digital. Selain itu, ia menjadi teladan mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan kolaboratif.

Pengalaman Berkesan

Salah satu pengalaman berkesan adalah ketika Vania terpilih menjadi Top 150 dari 2.000 GSA untuk mengikuti Google Office Tour di Jakarta. “Bertemu dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai kampus serta melihat langsung lingkungan kerja Google Indonesia adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” tambahnya.

Vania menilai peran Google Student Ambassador sangat penting dalam meningkatkan literasi digital dan pemanfaatan AI secara positif di kalangan mahasiswa. Melalui seminar dan workshop, GSA dapat membantu mahasiswa memahami bahwa AI bukan sekadar alat instan, melainkan partner belajar yang mendukung kreativitas, riset, dan produktivitas. Ia juga menekankan bahwa AI bukan untuk menggantikan manusia. Sebaliknya, AI ada untuk membantu manusia berkembang lebih baik.

Ke depan, Vania berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi kampus Unram dengan menciptakan lingkungan belajar teknologi yang aktif, kolaboratif, dan mudah diakses. Ia berencana mengadakan sharing session dan workshop teknologi dan AI. Selanjutnya, ia akan membangun komunitas diskusi untuk meningkatkan keterampilan digital mahasiswa.

Vania berpesan agar mahasiswa Unram harus berani mencoba segala peluang yang ada. “Pesan saya untuk teman-teman Unram, jangan takut mencoba peluang besar hanya karena merasa belum cukup hebat. Banyak kesempatan global yang terbuka untuk semua orang, selama kita mau belajar, berkembang, dan berani memulai,” tutupnya penuh semangat. (r/ron)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO