Selong (Suara NTB) – Puluhan ibu dan balita tampak antusias mengikuti kegiatan Posyandu yang digelar di Dusun Lekok, Lombok Timur (Lotim), Kamis (14/5/2026). Kegiatan ini berlangsung di tengah pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 yang digelar oleh Kodim 1615/Lombok Timur.
Posyandu yang dipadukan dengan program TMMD tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi balita dan ibu hamil di wilayah sasaran.
Para kader Posyandu bersama tenaga kesehatan setempat memberikan berbagai layanan, mulai dari penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemberian vitamin, hingga edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga. Suasana tampak ramai dan tertib, dengan warga yang datang bergantian memeriksakan buah hati mereka.
“Saya sangat senang karena anak saya bisa ditimbang dan diperiksa kesehatannya tanpa harus jauh-jauh ke puskesmas. Apalagi sekarang didukung dengan adanya TMMD, pelayanannya makin terasa dekat,” ujar Siti Aisyah (28), salah satu warga Dusun Lekok, saat mengantre di lokasi.
Kehadiran program TMMD di Dusun Lekok dinilai mampu memperkuat sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan keluarga secara berkelanjutan, sekaligus mempermudah akses layanan kesehatan di daerah pedesaan.
“TMMD tidak hanya membangun jalan atau jembatan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Posyandu ini adalah bukti bahwa kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ungkap salah satu petugas kesehatan yang bertugas di lokasi.
Dengan rutinnya pelaksanaan Posyandu di tengah program TMMD Ke-128, masyarakat berharap kondisi kesehatan ibu dan anak di Dusun Lekok terus terjaga dengan baik. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD pun semakin menguat, mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan Lombok Timur. (rus)

