SUASANA penuh kekeluargaan mewarnai momentum halalbihalal Iduladha yang mempertemukan unsur pimpinan daerah Kabupaten Lombok Timur, Rabu (27/5/2026). Dalam acara sederhana tapi sarat makna, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin yang akrab disapa Haji Iron, tampak menyambut Wakil Bupati H. Moh Edwin Hadiwijaya dengan penuh keakraban dan rasa hormat. Sikap tersebut mencerminkan hubungan kepemimpinan yang harmonis dan dewasa.
Harmoni itu mendapat apresiasi dari Ketua Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Lombok Timur, Saparwadi. Menurutnya, sikap Bupati yang bijak, tenang, dan mampu menjaga kebersamaan dalam membangun daerah menjadi contoh nyata bagi publik.
“Hal seperti ini penting untuk dilihat masyarakat. Kehangatan dan kebersamaan pimpinan daerah menunjukkan bahwa pemerintahan dibangun dengan rasa saling menghargai. Itu menjadi energi positif bagi masyarakat,” ujar Saparwadi kepada Suara NTB.
Ia juga menyoroti peran Sekretaris Daerah (Sekda) H.M. Juaini Taofik yang hadir dengan sikap profesional dan penuh kesiapan mendukung jalannya pemerintahan. Menurut Saparwadi, posisi sekda dalam momen tersebut mencerminkan pemahaman birokrasi yang matang terhadap fungsi pelayanan dan stabilitas pemerintahan.
“Sekda menunjukkan sikap profesional. Beliau memahami posisinya sebagai penguat jalannya pemerintahan dan pelayan administrasi daerah. Kehadiran seperti itu penting untuk menjaga keharmonisan antara kepemimpinan politik dan birokrasi,” tambahnya.
Saparwadi menilai, suasana halalbihalal Iduladha bukan sekadar seremoni silaturahmi, tetapi juga menjadi simbol persatuan, keteduhan, dan kekompakan para pemimpin daerah dalam menjaga arah pembangunan Lombok Timur.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan contoh kepemimpinan yang tidak hanya kuat dalam kebijakan. Namun, juga mampu memperlihatkan etika, penghormatan, dan kebersamaan dalam setiap momentum publik.
Menurut Saparwadi, pemimpin yang bisa menunjukkan ketulusan, saling menghormati, dan birokrasi berjalan profesional, maka masyarakat akan semakin percaya bahwa daerah ini dipimpin dengan hati dan tanggung jawab.
Momentum Iduladha pun menjadi bukti nyata bahwa harmoni kepemimpinan di Lombok Timur terus terjaga, sekaligus menegaskan bahwa kebersamaan antara Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran birokrasi adalah kunci utama dalam melayani masyarakat.


