Mataram (Suara NTB) – Perpustakaan Museum NTB resmi dibuka untuk umum. Perpustakaan ini menyediakan koleksi buku-buku sejarah kedaerahan.
Pengelola Perpustakaan, Salsabila Luqyana mengatakan, pembukaan perpustakaan untuk publik sudah dimulai April lalu. Setiap orang kini bisa memanfaatkan koleksi perpustakaan untuk kebutuhan penelitian maupun kajian.
“Kalau untuk publik memang udah dibuka sejak dari setelah lebaran. Berarti awal April itu. Cuma memang karena kita berbarengan sama proses inventaris, jadi masih belum bisa dipinjam memang. Cuma kalau datang, silakan,” ujarnya.
Untuk skema peminjaman baru bisa dilakukan setelah proses inventarisasi rampung dilakukan. Salsabila mengatakan pihaknya masih terus mengupayakan proses inventarisasi keseluruhan koleksi hingga Juli. Selain itu, perpustakaan juga mesti membuat standar operasional prosedur (SOP) peminjaman untuk memastikan keamanan buku.
“Nanti peminjamannya itu balik lagi dari boleh apa enggak, karena kan bukunya juga cukup langka ya. Jadi kayaknya kalau dipinjam itu harus ada SOP peminjaman yang baik,” tuturnya.
Adapun genre dan jenis koleksi buku masih didominasi kajian-kajian sosial, humaniora, dan sejarah kedaerahan. Kemudian buku-buku penelitian tentang NTB dan arsip-arsip penting dan langka lainnya.
“Kalau misalkan dominasinya dari seni ada, terus dari kajian-kajian sosial itu ada, arkeologi, humanioralah, arkeologi, antropologi, sejarah apalagi banyak di sini. Termasuk paling banyak itu sejarah sama kajian arkeolognya banyak. Catatan-catatan konservasi, penelitian tentang arkeolog banyak,” jelasnya.
Selain menyediakan koleksi bacaan yang bagus, Perpustakaan Museum NTB juga menyediakan fasilitas berupa kursi meja yang nyaman untuk membaca. Selain itu, penyediaan WiFi gratis juga diniatkan agar pengunjung dapat membaca sekaligus belajar di dalamnya.
“Iya, ini memang pengunjung semua. Cuma kita masih karena ada beberapa satu hal, jadi kayak aliran listriknya belum sampai sini. Wi-Fi udah ada ya. Colokan ada untuk orang-orang nge-cas di sini,” terang Salsabila.
Adapun jadwal dan durasi buka perpustakaan menyesuaikan dengan jadwal dan jam kerja Museum itu sendiri. “Iya, jadi sementara Sabtu-Minggu masih ditutup. Tapi nanti kalau sudah selesai itu, diusahakan buka Sabtu-Minggu. Waktu buka dari jam 08.00 sampai jam 16.00 Wita,” pungkasnya. (sib)


