BerandaNTBLOMBOK TENGAHTuan Rumah MTQ NTB, Loteng Targetkan Sukses Ganda

Tuan Rumah MTQ NTB, Loteng Targetkan Sukses Ganda

Praya (Suara NTB) – Sebagai tuan rumah Musabbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI NTB tahun 2026 ini, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mencanangkan sukses ganda sekaligus. Selain sukses sebagai tuan rumah, Loteng juga menargetkan sebagai juara umum ajang yang digelar pada 9-15 Juni 2026 mendatang tersebut. Sebanyak 93 qori dan qoriah terbaik telah dipersiapkan untuk mewujudkan target tersebut.


Pada ajang MTQ NTB tahun ini, kafilah Loteng sendiri datang dengan status juara bertahan. Setelah sukses menyabet gelar juara umum pada ajang MTQ XXX NTB yang berlangsung di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tahun 2024 lalu. “Target kita jelas, selain sukses sebagai tuan rumah. Sekaligus sukses mempertahankan status juara umum,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, H.Lalu Firman Wijaya, S.T.,M.T., dalam konferensi pers persiapan MTQ NTB di ruang rapat Bupati Loteng, Kamis (4/6).


Persiapan mempertahankan status juara umum sendiri sudah dilakukan secara semaksimal Bersama LPTQ Loteng. Dengan mengikuti seluruh mata lomba yang ada, kafilah Loteng berharap bisa memberikan pencapaian terbaik pada MTQ kali ini.


Terkait persiapan pelaksanaan MTQ NTB sendiri lanjut Firman, saat ini sudah hampir rampung. Seluruh area venue yang akan digunakan sebagai lokasi pertandingan juga terus dipersiapkan. Termasuk Bencingah Agung Masmirah yang akan menjadi venue utama sejauh ini terus ditata. Sebagai tuan rumah, Loteng berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi semua kafilah yang datang. Mulai dari kedatangan hingga kepulangannya nanti.


Sebagai bagian dari pelayanan kepada kafilah, Pemkab Loteng sendiri sudah membagi tugas kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Loteng sebagai pendamping kafilah selama MTQ berlangsung. Dukungan kendaraan roda empat dan roda dua juga sudah dipersiapkan untuk mempermudah mobilitas kafilah nantinya.


Di masing-masing tempat menginap kafilah juga sudah disiapkan ambulans dan tenaga kesehatan serta petugas keamanan. “Kita ingin kafilah mendapat pelayanan terbaik,” tegas Firman.
Dalam hal ini dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan, untuk bisa bersama-sama mensukseskan gelaran MTQ NTB kali ini. Masyarakat diajak sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.


Dengan begitu, wilayah Loteng tetap aman selama ajang MTQ berlangsung, karena MTQ bukan acara pemerintah daerah semata. Namun merupakan kegiatan bersama pemerintah dan seluruh masyarakat di Loteng. Jadi kontribusi masyarakat sangat menentukan sukses tidaknya MTQ kali ini.


“MTQ itu ajang dua tahunan sekali. Artinya, untuk mendapat giliran sebagai tuan rumah setidaknya harus menunggu 20 tahun. Jadi ini kesempatan langkah bagi Loteng untuk menunjukkan kapasitas diri bahwa Loteng bisa dan sanggup menjadi tuan rumah terbaik untuk event skala provinsi. Maka kolaborasi dan sinergi semua pihak penting untuk memastikan MTQ NTB di Loteng bisa berjalan sukses,” imbuhnya.


Disinggung event pendukung MTQ NTB 2026 ini, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng ini mengatakan Pemkab Loteng sudah menyiapkan beberapa event sebagai event pendukung. Salah satunya event Loteng Bersalawat yang digelar pada Rabu (3/6) malam. Event tersebut sekaligus sebagai kick off gelaran MTQ NTB di Loteng.


Nantinya selain itu, akan ada malam ta’aruf berupa gala dinner yang diikuti seluruh kafilah pada tanggal 8 Juni 2026 mendatang. Selanjutnya, pada pagi tanggal 9 Juni 2026 akan dilaksanakan pawai ta’aruf dilanjutkan dengan pelantikan sebanyak 187 dewan hakim MTQ NTB. Nanti juga akan ada event Car Free Night khusus MTQ pada tanggal 13 Juni 2026 mendatang. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO