Taliwang (Suara NTB) – Tahapan lanjutan seleksi penerimaan karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) resmi dimulai di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada, Jumat (5/6). Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah KSB melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bersama PT AMNT itu dipusatkan di Aula Gili Paserang, Sekretariat Daerah KSB.
Seleksi ini menjadi tahapan pertama yang dijalani peserta setelah dinyatakan lolos dalam proses seleksi administrasi. Berdasarkan jadwal perusahaan, rangkaian seleksi di wilayah Taliwang akan berlangsung selama 4 hari, mulai 5-8 Juni 2026.
Pembukaan dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, didampingi Senior Manager Social Impact PT AMNT, Aji Suryanto, dan Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riadi.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara transparan dan bebas dari intervensi pihak mana pun. Menurutnya, kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan, kesiapan, dan hasil yang dicapai selama mengikuti tahapan seleksi.
“Ini adalah kesempatan yang sangat baik. Saya berharap seluruh peserta mempersiapkan diri secara maksimal. Bersainglah secara sehat dan tunjukkan kompetensi terbaik yang dimiliki,” cetusnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa proses rekrutmen tenaga kerja melalui PT AMNT akan terus dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan perusahaan dan perkembangan proyek yang sedang berjalan. “Dan harapan kami kepada AMMAN, pola seperti ini dapat dilanjutkan pada rekrutmen berikutnya,” cetusnya.
Sementara itu, panitia seleksi menegaskan bahwa proses rekrutmen kali ini sepenuhnya berbasis kompetensi dan pengetahuan peserta. Tidak ada target maupun kuota tertentu terkait jumlah peserta yang harus dinyatakan lulus. Setiap peserta memiliki peluang yang sama sepanjang mampu memenuhi standar penilaian dan kualifikasi yang ditetapkan.
Untuk menjaga efektivitas pelaksanaan seleksi, panitia menerapkan sistem gugur pada setiap tahapan. Peserta yang tidak memenuhi standar penilaian akan langsung dinyatakan tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Pemerintah daerah bersama PT AMNT juga kembali mengingatkan masyarakat, agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen. Seluruh tahapan seleksi dipastikan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
Masyarakat diimbau untuk memperoleh informasi hanya melalui saluran resmi pemerintah daerah maupun PT AMNT guna menghindari informasi yang menyesatkan.(bug)


