Taliwang (Suara NTB) – Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Sumbawa Barat, belum dapat memberikan pelayanan pemeriksaan kepada masyarakat. Fasilitas kesehatan yang strategis tersebut, masih menjalankan aktivitas perkantoran dan administrasi sambil menunggu peralatan laboratorium berupa bantuan hibah dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KSB, dr. Carlof menjelaskan pihaknya saat ini masih posisi menunggu kepastian dari pemerintah pusat terkait jenis dan spesifikasi bantuan alat yang akan dikirimkan oleh Kementerian Kesehatan. Meskipun demikian, dokumen pernyataan kesiapan menerima bantuan telah ditandatangani.
“Kita diposisi menunggu datangnya bantuan peralatan dari Kemenkes. Kami sudah tanda tangan semua dokumen berisikan pernyataan kesiapan menerima bantuan itu,” ujar dr. Carlof saat dikonfirmasi, Jumat (7/8).
Ia menegaskan bahwa penundaan operasional bukan disebabkan oleh ketidakmampuan daerah untuk membeli alat secara mandiri, melainkan karena prinsip efisiensi anggaran dan menghindari tumpang tindih pengadaan. Dinkes KSB enggan melengkapi atau membeli alat laboratorium sebelum ada keputusan resmi dari Kemenkes mengenai apa saja peralaan yang tidak disediakan oleh pusat.
“Bukan kita tidak bisa beli alat lab, tetapi kami masih tunggu keputusan Kemenkes mana alat yang akan disiapkan dan mana yang tidak. Nanti kalau sudah ada keputusan, tentu alat yang tidak disediakan namun kita butuhkan, pasti akan kami upayakan pengadaannya,” cetus Carlof.
Sementara menunggu bantuan alat tersebut kata dia, Labkesda KSB tetap aktif menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) dan pedoman layanan. Hal ini dilakukan agar ketika peralatan datang, fasilitas tersebut dapat langsung beroperasi tanpa hambatan administratif.
Carlof mengungkapkan, bahwa kebutuhan prioritas Labkesda sebenarnya adalah peralatan uji lingkungan, seperti pengujian kualitas air dan sampel makanan. Namun, bantuan awal dari Kemenkes tampaknya lebih difokuskan pada perangkat pengujian penyakit infeksi.
“Tahun ini belum layanan jalan, tapi aktivitas perkantoran dan administrasinya kami pastikan sudah jalan Kita siapkan SOP dan pedoman layanan sehingga saat peralatan bantuan Kemenkes datang, Labkesda bisa langsung melakukan pelayanan,” imbuh mantan Direktur RSUD Asy Syifa’ KSB ini.(bug)

