Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) kembali membuat terobosan sebagai langkah nyata untuk mendukung pelestarian tradisi budaya lokal atau Sasak. Setelah secara rutin mengadakan ajang atau event budaya peresean, kali ini LAZ sapaan karib Bupati Lobar ini melakukan terobosan unik.
LAZ menggratiskan warga memakai mobil dinasnya untuk melaksanakan tradisi nyongkolan, salah satu prosesi adat pernikahan sasak. Tidak saja menggratiskan kendaraan dinas (randis), warga juga ditanggung sopir dan BBM. LAZ dikonfirmasi media mengatakan, beberapa hal yang mendasarinya membelakukan kebijakan Ini.
Pertama, hal ini untuk memberikan penghargaan para pengantin baru yang merupakan warga masyarakat Lobar. “Yang kedua, ini bentuk dari kepedulian pemerintah terhadap pelestarian budaya,” kata LAZ.
Bupati juga menegaskan, pada hakikatnya, seluruh fasilitas pemerintah adalah milik rakyat, sehingga sudah sepantasnya dikembalikan untuk kemaslahatan rakyat.
Ia mengatakan, fasilitas mobil dinas Bupati sendiri ada dua unit. Sedangkan satu mobil dinas jarang terpakai. Sehingga daripada tidak berfungsi, LAZ pun memberikan izin kepada masyarakat untuk memanfaatkannya secara gratis agar bisa merasakan kebahagiaan saat nyongkolan. “Kalau diberikan (dipinjamkan) ke masyarakat kan bagus untuk nyongkolan,”imbuhnya.
Terlebih bagi warga kurang mampu, tentu bisa sedikit membantu memfasilitasi kendaraan tanpa harus mengeluarkan biaya. Dikatakan, warga yang mau meminjam kendaraan dinasnya bisa mengajukan permohonann ke Pemkab dengan syarat mempelai laki-laki ber-KTP Lobar.
Umpama, kata dia, warga mengajukan pada hari yang sama, nanti akan dilihat siapa yang lebih dulu mengajukan permohonan ke Pemkab. Dan kalau bersamaan waktu dan tanggal, tentu dilihat mana yang lebih kurang mampu dari sisi kodisi ekonominya.
LAZ memandang bahwa nyongkolan merupakan prosesi adat yang sakral. Dengan mengendarai mobil dinas bupati, diharapkan masyarakat yang sedang berbahagia dapat merasa lebih berwibawa saat melaksanakan prosesi tersebut. (her)

