Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) di bawah kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya kembali akan menyambut tahun Baru Islam dengan penuh semarak. Momentum 1 Muharam 1448 Hijriyah ini dibalut dalam kegiatan Festival Muharam.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Timur, Eka Taufan Pradita telah merilis sejumlah kegiatan Festival Muharam yang akan digelar selama sepekan penuh.
Terhitung mulai Senin, 15 Juni hingga Minggu, 21 Juni 2026. Ajang ini dipusatkan di sejumlah lokasi, dengan pembukaan resmi di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong dan puncak acara di penghujung pekan.
Festival dibuka pada Senin (15/6/2026) dengan Pawai Ta’aruf Festival 1 Muharram dan Parade 1448 Dulang yang digelar mulai pukul 13.00–17.00 Wita. Pawai menyusuri rute keliling kota, melibatkan sekolah, organisasi perangkat daerah (OPD), komunitas, dan masyarakat umum.
Malam harinya, pukul 18.00–20.00, digelar Doa Awal dan Akhir Tahun di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong sebagai bentuk syukur dan refleksi pergantian tahun hijriah.
Pada Selasa (16/6/2026) pukul 16.30–17.30, acara pembukaan Festival Muharram secara resmi akan dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompinda) dan masyarakat. Setelah jeda salat Magrib dan isya (17.30–19.30), panggung hiburan dimulai dengan dua sesi talent lokal masing-masing pukul 19.30–20.30 dan 20.30–21.30. Acara selesai pukul 21.30.
Jadwal serupa dengan tiga sesi hiburan talent lokal berlangsung setiap hari Rabu hingga Sabtu (17–20 Juni 2026), dengan jam yang sama: sesi pertama pukul 16.30–17.30, jeda salat 17.30–19.30, kemudian dua hingga tiga sesi hiburan malam hingga pukul 21.30.
Puncak festival sekaligus penutupan digelar pada Minggu, 21 Juni 2026. Rangkaian malam puncak dimulai pukul 19.30–20.00 dengan perform Bapak Guru dan Bams. Setelah sambutan Bupati Lombok Timur (20.45–21.00), panggung hiburan ditutup dengan perform “Gigi” mulai pukul 21.00–22.30 Wita.
Dengan beragam agenda mulai dari pawai budaya, doa bersama, hingga konser musik, Festival Muharram 1448 H diharapkan menjadi wadah syiar dan kebersamaan masyarakat Lombok Timur menyambut tahun baru Islam. (rus)

