Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa Barat, mencanangkan Program Jaksa Mengawal Administrasi untuk Wujudkan Anak Sejahtera alias JAWARA.
Peluncuran program yang digelar pada, Jumat (19/6) bertujuan untuk memperkuat perlindungan administrasi kependudukan bagi anak-anak melalui pemenuhan dokumen identitas sejak dini. Kegiatan itu dihadiri Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, Kajari KSB, Agung Pamungkas, jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, siswa, dan orang tua murid.
Kepala Kejari KSB, Agung Pamungkas mengatakan, program JAWARA ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Kejaksaan Negeri dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumbawa Barat sebelumnya. “Alhamdulillah, kegiatan peluncuran program JAWARA ini bisa terlaksana pada hari ini,” katanya.
Agung menjelaskan, dokumen kependudukan, khususnya akta kelahiran memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan hukum bagi anak sekaligus menjadi dasar untuk memperoleh berbagai layanan publik. “Akta kelahiran merupakan bukti identitas yang sah dan menjadi dasar pemenuhan berbagai hak anak, mulai dari pendidikan hingga layanan publik lainnya,” cetusnya.
Agung mengungkapkan masih terdapat anak yang belum memiliki dokumen kependudukan lengkap. Karena itu, kolaborasi antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat lewat program JAWARA ini, diharapkan mampu mempercepat pemenuhan administrasi kependudukan bagi seluruh anak.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah menyambut baik peluncuran program JAWARA ini. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud sinergi antar instansi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa dokumen kependudukan tidak hanya dibutuhkan untuk keperluan pendidikan, tetapi juga menjadi dasar pemenuhan berbagai hak sosial dan hukum yang melekat pada setiap anak sejak lahir. “Melalui administrasi kependudukan yang tertib, hak-hak anak dapat terlindungi dengan baik sekaligus mencegah berbagai bentuk eksploitasi maupun penyalahgunaan identitas,” tandasnya.
Bupati menambahkan, hampir seluruh layanan sosial, termasuk akses jaminan kesehatan saat ini memerlukan data kependudukan yang valid. Oleh sebab itu, akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) menjadi sangat penting.
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program JAWARA. Menurutnya, langkah preventif melalui tertib administrasi merupakan salah satu cara efektif untuk melindungi masa depan anak. “Semoga program ini mampu memperkuat perlindungan hak anak sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Sumbawa Barat yang semakin maju, sejahtera, dan ramah anak,” imbuhnya.(bug)

