BerandaPENDIDIKANVerifikasi Data 26 Kepsek Masih Tersendat

Verifikasi Data 26 Kepsek Masih Tersendat


Mataram (Suara NTB)
– Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Pokok Pendidikan (Dapodik) bagi 26 kepala sekolah yang dilantik pada awal 2026 masih tersendat. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) NTB, akan masih menunggu Peraturan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk merampungkan data tersebut.


Staf Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Tenaga Keolahragaan (GTKTK) Disdikpora NTB, Zainal Arifin menjelaskan, bahwa data 26 kepsek sedang dalam proses penyaluran ke sistem data pokok pendidikan.


Sebelumnya, Disdikpora telah menerima persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), untuk merampungkan status kepegawaian kepala sekolah tersebut. Namun, prosesnya sempat terhambat oleh kendala teknis pada sistem dan aplikasi.

“Permasalahan ini memang bukan hanya kita, rata-rata semua kabupaten kota sama. Dan kalau kita, alhamdulillah tidak ada permasalahan, tinggal diminta ada perbaikan dari catatan dari BKN untuk penyesuaian saja,” ujar Zainal Arifin, Jumat (19/6).

Ia menambahkan, tahapan sedang berjalan adalah penyelesaian Pertek di tingkat BKD untuk mengurus administrasi kepegawaian. Jika urusan kepegawaian ini tuntas, maka data kepsek otomatis terintegrasi ke Dapodik.


“Karena kalau sudah Pertek pasti nanti di BKD yang akan memproses untuk kepegawaiannya. Kalau untuk aplikasi KSPS-nya sudah selesai prosesnya, tinggal urusan di kepegawaian. Kalau sudah selesai di kepegawaian itu nanti otomatis datanya akan mengalir ke Dapodik,” terang Arifin.


Belum rampungnya data Dapodik ini lanjutnya, berdampak langsung pada proses penandatanganan ijazah siswa. Terkait hal ini, Disdikpora telah berkoordinasi dengan tim e-ijazah di tingkat pusat dan memastikan kendala administrasi ini tidak akan merugikan siswa.
Sebagai solusi jangka pendek bagi siswa yang membutuhkan dokumen kelulusan, Disdikpora akan mengeluarkan surat keterangan resmi.

“Kita pakai untuk sementara. Iya, untuk solusi jangka pendek,” kata Arifin.


Arifin pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar sembari menunggu BKD menyelesaikan proses Pertek kepegawaian ini.
“Kita targetkan mudah-mudahan dalam minggu ini sudah ada solusi, artinya sudah mengalir datanya ke Dapodik,” pungkasnya. (sib)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO