BerandaHEADLINEPemerintah Pusat Anggarkan Rp1,75 Miliar Renovasi Atap SMAN 7 Mataram

Pemerintah Pusat Anggarkan Rp1,75 Miliar Renovasi Atap SMAN 7 Mataram

PEMERINTAH Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganggarkan sekitar Rp1,75 miliar untuk renovasi dua atap SMAN 7 Mataram yang roboh beberapa waktu lalu.


Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hardian Irfani mengatakan, anggaran tersebut kini telah masuk kontrak, dan akan segera dialokasikan untuk perbaikan.


“Alhamdulillah SMA 7 sudah tanda tangan kontrak. Pemerintah pusat sudah memutuskan bantuan sebesar Rp1,75 miliar untuk memperbaiki atap SMA 7 yang roboh,” ujarnya, Jumat (19/6) malam.
Selain SMAN 7 Mataram, pihaknya juga tengah mengusulkan bantuan untuk SMAN 1 Lingsar. Ia berharap dalam waktu satu minggu ke depan bantuan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi.


Menurutnya, mekanisme penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh kementerian kepada sekolah penerima. Dana tersebut nantinya akan dikelola oleh pihak sekolah untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.


“Dananya akan dikirim langsung ke sekolah, kemudian sekolah yang mengelola anggaran tersebut untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang terkendala,” katanya.


Ia menjelaskan, besaran bantuan yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan yang diajukan pihak sekolah. Namun apabila anggaran tersebut masih belum mencukupi, pemerintah akan mempertimbangkan alokasi tambahan pada tahun berikutnya.


“Saya sudah turun langsung ke sekolah tersebut. Memang butuh perhatian serius, tidak hanya memperbaiki atap, tetapi bangunan-bangunan lain juga memerlukan perbaikan,” ungkapnya.


Terkait sejumlah bangunan sekolah baru yang tersandung persoalan hukum, ia meminta pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk segera menyelesaikan permasalahan yang ada.


“Jangan sampai aset atau bangunan tersebut terbengkalai sehingga mengganggu proses belajar-mengajar siswa,” tegas anggota DPR RI Daerah Pemilihan NTB 2 ini.


Di sisi lain, Komisi X DPR RI juga mendorong percepatan revitalisasi sekolah-sekolah yang kondisinya memerlukan pembenahan. Pemerintah kabupaten, kota, maupun provinsi diminta segera mendata sekolah yang membutuhkan revitalisasi dan mengusulkannya melalui dinas terkait kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.


“Anggarannya masih cukup tersedia. Silakan diusulkan melalui dinas kepada kementerian, dan kami di Komisi X siap mengawal agar program tersebut bisa dibawa ke daerah,” pungkasnya.


Sebelumnya, Pemprov NTB mengatakan renovasi dua ruang kelas belajar di SMAN 7 Mataram yang ambruk pada Selasa, 19 Mei 2026 membutuhkan sekitar Rp400 juta. Robohnya atap dua ruang kelas yang mengakibatkan sekitar lima siswa menjadi korban ini masuk dalam kategori rusak ringan. Namun, karena kelas yang rusak adalah atap, Pemprov NTB langsung mengambil tindakan segera memperbaiki bangunan kelas tersebut. (era)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO