BerandaBIMAGuru di Bima Enam Bulan Belum Terima Gaji

Guru di Bima Enam Bulan Belum Terima Gaji


Bima (Suara NTB) – Masa pembelajaran semester genap tahun ajaran 2025/2026 telah berakhir dan siswa di Kabupaten Bima mulai memasuki masa libur sekolah. Namun, sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi guru hingga kini belum menerima gaji.


Sumarni, salah satu PPPK Paruh Waktu guru di salah satu Sekolah Dasar Kabupaten Bima, menyebut hingga akhir kegiatan sekolah tidak ada kejelasan terkait pembayaran gaji. Kendati demikian, ia tetap menjalankan tugasnya untuk mengajar siswa-siswi.


“Belum ada kejelasan gaji sampai hari terakhir sekolah waktu terima rapor kemarin,” ujarnya pekan kemarin.


Ia menegaskan, aktivitas mengajar tetap berjalan normal sepanjang semester meski hak sebagai PPPK belum diterima.


Keluhan serupa disampaikan Fathona, guru PPPK Paruh Waktu di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bima. Ia menyebut hanya menerima tambahan honor dari sekolah sebagai wali kelas. Sementara, gaji dari pemerintah daerah belum ada kejelasan.


“Saya juga belum dapat gaji PPPK Paruh Waktu itu, cuman dapet dari sekolah sebesar Rp320 ribu sebagai wali kelas,” katanya.


Ia menuturkan hingga akhir semester tidak ada penjelasan lanjutan terkait pencairan yang ditunggu para guru PPPK. Mereka menilai kondisi ini perlu segera mendapat kepastian, mengingat proses pembelajaran telah selesai sementara hak pembayaran belum terealisasi.


Ia berharap pemerintah daerah segera memberikan kejelasan, agar tidak terjadi penundaan berlarut terhadap hak tenaga pendidik.


Sementara itu, informasi yang beredar menyebut pencairan masih menunggu persetujuan Kementerian Pendidikan terkait relaksasi pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu dari dana BOS. Skema pembayaran juga disebut melibatkan subsidi silang antara APBD dan dana BOS untuk guru PPPK paruh waktu.


Hingga berita ini ditulis, Suara NTB masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Pemerintah Kabupaten Bima terkait perkembangan pencairan gaji PPPK guru yang belum terealisasi. Akan tetapi, upaya konfirmasi hingga kini belum mendapatkan respon dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bima. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO