BerandaNTBSUMBAWA BARATKemiskinan Ekstrem di KSB Turun Jadi 0,40 Persen

Kemiskinan Ekstrem di KSB Turun Jadi 0,40 Persen


Taliwang (Suara NTB) – Angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menunjukkan penurunan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan data terbaru, persentase penduduk miskin ekstrem turun menjadi 0,40 persen, dari sebelumnya 0,92 persen pada tahun 2024.


Capaian tersebut menempatkan Sumbawa Barat sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem terendah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sekaligus menjadi indikator positif peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.


Menanggapi capaian tersebut, Bupati, H. Amar Nurmansyah, menilai penurunan angka kemiskinan ekstrem merupakan hasil kerja kolaboratif berbagai program pemerintah yang telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Alhamdulillah kerja-kerja program pengentasan kemiskinan kita perlahan mulai terlihat,” kata Bupati pada, Senin (22/6).


Meski mengalami penurunan, Bupati menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran pemerintah daerah berpuas diri. Ia mengingatkan masih ada kelompok masyarakat yang masih terus membutuhkan perhatian dan keberpihakan nyata dari pemerintah. “Angka 0,40 persen itu nyata. Artinya, masih ada masyarakat kita yang membutuhkan sentuhan pelayanan, perhatian, dan keberpihakan nyata dari pemerintah,” tandasnya.


Untuk itu, Bupati menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar melakukan evaluasi secara berkala terhadap setiap program yang dijalankan. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


Orang nomor satu di KSB meminta kepada jajarannya untuk terus mengoptimalkan program Kartu Sumbawa Barat Maju dan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa sebagai instrumen perlindungan sosial. Ia mengatakan, program tersebut dirancang pemerintah KSB dengan harapan akan mampu menjamin akses masyarakat terhadap layanan dasar serta memperkuat keberlanjutan kesejahteraan warga pada seluruh lapisan masyarakat.


“Tidak saja kepada OPD pengapu program. Saya minta semua OPD untuk mendukung penyelenggaraan program Kartu KSB Maju dan program KSB Maju Luar Biasa,” tukas Bupati.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO