BerandaNTBLOMBOK TIMURBaznas Lotim Ikut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

Baznas Lotim Ikut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

Selong (Suara NTB) – Memasuki satu tahun masa pengabdian, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menunjukkan kinerja yang terus melesat. Di bawah kepemimpinan Ketua Baznas Lotim, Muhammad Kamli, lembaga ini tak hanya sukses menghimpun dana zakat, tetapi juga menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.


Kamli, ditemui di Selong, Senin (22/6/2026) menjelaskan, misi utama yang dijalankan sejak kepengurusan baru dilantik pada 18 Juli 2025 adalah membangun rasa kepercayaan atau trust dari masyarakat, pemerintah, hingga lembaga negara lainnya. Kepercayaan ini dinilai sebagai modal dasar untuk mencapai target pengumpulan dana sekaligus memperluas jangkauan program pemberdayaan.


Upaya membangun kepercayaan membuahkan hasil nyata. Sepanjang tahun 2025, Baznas Lombok Timur berhasil menghimpun dana hingga Rp17 miliar lebih—melampaui capaian tahun sebelumnya yang berada di angka Rp15,7 miliar. Memasuki tahun 2026, pengumpulan terus menunjukkan tren positif mendekati angka Rp19 miliar.


Dengan optimisme tinggi, Baznas Lotim memasang target ambisius sebesar Rp25-30 miliar untuk tahun 2026, didorong oleh komitmen Bupati Lombok Timur dan semakin banyaknya pelaku usaha yang mulai menyalurkan zakat melalui Baznas.


Dari total dana yang terkumpul, Baznas Lotim telah menyalurkan hampir Rp15 miliar dalam satu tahun terakhir kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf). Pendistribusian mencakup lima program utama Baznas di bidang kesehatan, pendidikan, advokasi keagamaan, serta pendayagunaan ekonomi.


Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian serius adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu. Baznas memberikan dukungan berupa pemberian modal usaha dan fasilitas usaha bagi fakir dan miskin agar bisa mandiri secara ekonomi.


Pada Januari 2026, Baznas bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyalurkan 20 paket Gerobak Z-Kuliner lengkap dengan suntikan modal usaha masing-masing Rp1,5 juta kepada pedagang kecil. Bantuan ini diberikan kepada pedagang yang biasa berjualan di pinggir jalan nasional, sebagai langkah nyata menanggulangi kemiskinan di Lombok Timur.


Baznas terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan pengembangan ekonomi masyarakat. Keberhasilan program-program Baznas tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk BUMD seperti Bank NTB Syariah dan lembaga lainnya.


Melalui program-program pemberdayaan yang dijalankan, Baznas turut berkontribusi membantu pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi masyarakat sebesar 7,8 persen.


Baznas juga hadir dalam situasi darurat. Saat musibah kebakaran melanda Pasar Pringgabaya, Baznas menyalurkan bantuan tunai Rp2 juta per orang kepada para pedagang terdampak. Bantuan ini merupakan bagian dari program tanggap darurat agar korban tidak jatuh pailit dan bisa segera kembali beraktivitas.


Ke depan, Baznas berkomitmen menghadirkan program berkelanjutan bagi saudara-saudara korban kebakaran, termasuk dukungan pemulihan usaha. Dengan capaian positif di tahun pertama dan target yang terus meningkat, Baznas Lotim optimistis dapat terus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO