Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) dalam hal ini Bupati H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) berkomitmen menghadirkan pemerataan program pembangunan di 10 kecamatan di Lobar. Seperti di wilayah Gunungsari, Pemkab telah mencanangkan untuk pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lokasi eks kantor camat setempat yang akan dilaksanakan tahun ini.
RTH Terpadu ini nantinya menjadi pusat edukasi, interaksi, olahraga sekaligus rekreasi masyarakat serta terintegrasi dengan rencana peningkatan status Puskesmas menjadi Rumah Sakit.
Rencana pembangunan RTH dan Rumah Sakit ini menjadi salah satu prioritas yang disampaikan Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini didampingi Wabup Hj. Nurul Adha dalam rapat koordinasi dengan kades se-Kecamatan Gunungsari di Aula Kantor Camat Gunungsari pada Rabu (24/6/2026).
Bupati LAZ mengatakan pihaknya terus memperjuangkan di pusat untuk peningkatan status Puskesmas Gunungsari menjadi Rumah Sakit. Dan ia berharap itu bisa terealisasi dalam waktu satu atau dua tahun kedepan. “Tetap kami perjuangkan di pusat, saya berharap dalam satu dua tahun ini bisa terealisasi,” kata LAZ.
Upaya ikhtiar untuk mewujudkan rumah sakit di Gunungsari terus dilakukan pihaknya, sebab tugasnya berikhtiar, tetapi selebihnya tentu kesimpulannya tergantung ditetapkan di Pusat. Selain peningkatan status Puskesmas menjadi rumah sakit, pihaknya juga telah merencanakan pembangunan RTH di wilayah Gunungsari.
Pembangunan RTH tahap I direncanakan dimulai tahun ini. Dimana Pihaknya telah menyiapkan berbagai aspek yang diperlukan. Mulai dari perencanaan telah dituntaskan pihaknya. Rencana pembangunan RTH ini kata LAZ, tidak semua orang berpikir ke sana, tetapi ia melihat RTH ini strategis karena nantinya menjadi ruang terbuka untuk areal publik. Terlebih RTH ini akan menyatu atau terintegrasi dengan rumah sakit Gunungsari ke depannya.
Sehingga menurutnya tidak ada alasan tidak didukung untuk pembangunan RTH ini. Ditanya apakah ini salah satu bukti untuk menepis anggapan bahwa dirinya hanya membangun Gerung? LAZ tegas sambil berkelakar bahwa dirinya Bupati Lobar, sehingga tentu komitmennya membangun secara merata di seluruh wilayah Lobar.
Menurutnya, pihaknya mengawali membangun Gerung karena memang menjadi skala prioritas untuk menghidupkan Kota Gerung yang telah lama mati suri. Terkait penanganan persoalan kemacetan di jalur perbatasan Kota Mataram ke Gunungsari menuju KLU, hal ini perlu bersinergi dengan daerah lain. Sebab ini kewenangan tidak saja di Lobar, tetapi lintas kabupaten di bawah provinsi.
LAZ juga menanggapi pertanyaan terkait wacana jalur baru dari Mataram ke Lobar menuju KLU, hal ini juga perlu diperjelas jalur mana yang rencananya dibuka nantinya. (her)

