MASIH dalam momentum Muharam, Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin menyerukan semangat perubahan. Ajakan ini disampaikan Bupati saat menghadiri acara peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan santunan bagi 200 anak yatim piatu di Dusun Batu More Desa Montong Baan Kecamatan Sikur, Kamis (25/6).
Bupati menekankan, pentingnya memaknai Tahun Baru Islam 1 Muharram sebagai momentum hijrah atau perubahan ke arah yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) serius dalam memperingati tahun baru Islam, bahkan mengalokasikan dana APBD untuk itu.
Komitmen Bupati sebagai kepala daerah di Lotim ingin memperbaiki perspektif masyarakat yang selalu ramai memperingati 1 Januari. “Kita tetap harus toleransi, tapi sebagai umat Islam, kita memiliki tahun baru sendiri,” tegas Bupati.
Pemkab Lotim sendiri merayakan peringatan tahun baru Islam dengan berbagai acara. Diakui habis dana miliaran rupiah dari APBD. Namun, ditegaskan hal itu bertujuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.
Menurut Bupati uang Rp 1 miliar yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan Muharam ini berdampak sangat besar di tengah masyakarat, di mana terjadi perputaran uang selama Festival Muharam lebih dari Rp10 miliar. (rus)

