BerandaASTRA HONDATouring ke Destinasi Wisata? Jangan Abaikan Kondisi Tubuh

Touring ke Destinasi Wisata? Jangan Abaikan Kondisi Tubuh

Mataram (Suara NTB)

Saat touring wisata, banyak pengendara terlalu fokus mencapai tujuan hingga lupa mempersiapkan kondisi tubuh dan memperhatikan faktor eksternal seperti cuaca maupun karakteristik jalur yang akan dilalui. Padahal, kedua hal tersebut memiliki pengaruh besar terhadap keselamatan berkendara.

  1. 1. Rencanakan Perjalanan Sebelum Berangkat
    Sebelum memulai touring, ketahui jarak tempuh, estimasi waktu perjalanan, titik istirahat, lokasi SPBU, hingga alternatif jalur jika terjadi hambatan di perjalanan.
    Dengan perencanaan yang baik, pengendara dapat menghindari rasa terburu-buru yang sering menjadi penyebab berkendara secara agresif dan tidak terkendali.

  1. 2. Perhatikan Kondisi Cuaca di Jalur yang Akan Dilewati
    Cuaca merupakan faktor yang sering diabaikan pengendara. Sebelum berangkat, pastikan untuk mengecek prakiraan cuaca pada daerah tujuan maupun jalur yang akan dilalui.
    Jika cuaca tidak mendukung, sebaiknya kurangi kecepatan, nyalakan lampu utama, tingkatkan jarak aman, dan hindari manuver mendadak.

  1. 3. Pastikan Tubuh dalam Kondisi Prima
    Jangan memaksakan touring ketika sedang kurang tidur, sakit, atau kelelahan. Idealnya pengendara mendapatkan waktu istirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan jauh agar konsentrasi tetap terjaga selama berkendara.

  1. 4. Terapkan Istirahat Berkala
    Gunakan prinsip 2 Jam Berkendara, 15 Menit Beristirahat. Berhenti sejenak untuk melakukan peregangan, minum air putih, dan memulihkan fokus sebelum melanjutkan perjalanan.

  1. 5. Gunakan Riding Gear yang Lengkap
    Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu dapat membantu melindungi tubuh dari cuaca, debu, maupun risiko cedera saat terjadi hal yang tidak diinginkan.

  1. 6. Kenali Batas Kemampuan Diri
    Jika mulai merasa lelah, mengantuk, atau kehilangan fokus, segera cari tempat yang aman untuk beristirahat. Jangan pernah memaksakan perjalanan hanya karena ingin cepat sampai tujuan.

Safety Riding Instructor Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, mengingatkan bahwa touring yang aman selalu diawali dengan persiapan yang baik.

“Banyak pengendara sudah mempersiapkan motornya dengan baik, tetapi lupa mempersiapkan diri sendiri. Padahal kondisi tubuh, perencanaan perjalanan, dan informasi cuaca memiliki pengaruh besar terhadap keselamatan. Sebelum berangkat, pastikan kita tahu rute yang akan dilalui, kondisi cuaca di sepanjang perjalanan, serta kapan harus beristirahat. Dengan begitu perjalanan akan lebih aman dan menyenangkan,” jelasnya.
Ingat, destinasi wisata bisa menunggu, tetapi keselamatan tidak bisa ditunda.(bul)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO