BerandaNTBKOTA BIMABaru Tujuh OPD Input Inovasi Daerah

Baru Tujuh OPD Input Inovasi Daerah


Kota Bima (Suara NTB) – Komitmen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bima, dalam menghadirkan inovasi daerah masih perlu ditingkatkan. Hingga saat ini, baru tujuh OPD yang telah menginput inovasi ke dalam Sistem Inovasi Daerah (SID). Sementara, sejumlah perangkat daerah, terutama yang menyelenggarakan pelayanan dasar belum menyampaikan data inovasi.


Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima, Arief Roesman Effendy, ST., M.Sc., MT., mengungkapkan, dari hasil pendataan yang dilakukan BRIDA, masih terdapat sejumlah OPD yang belum menginput inovasi ke dalam sistem. Padahal, inovasi menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja pemerintah daerah.


“Hingga saat ini baru tujuh perangkat daerah yang telah menginput inovasi ke dalam sistem inovasi daerah. Masih ada sejumlah OPD yang belum menyampaikan data inovasi, terutama perangkat daerah yang menyelenggarakan pelayanan dasar,” ujarnya, Selasa (30/6).

Menurut Arief, OPD yang belum menyampaikan data inovasi di antaranya Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).


Sementara itu, Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., meminta seluruh kepala perangkat daerah meningkatkan komitmen dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap pelayanan masyarakat. Menurutnya, setiap OPD telah diwajibkan menghadirkan sedikitnya dua inovasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat posisi Kota Bima menuju predikat Kota Sangat Inovatif.


“Jangan karena kondisi fiskal kita terbatas, kinerja ikut menurun. Ingat, kerja adalah ibadah dan amanah. Jika diniatkan sebagai ibadah, maka prosesnya akan terasa ringan dan hasilnya pun akan baik,” tegasnya.


Keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi semangat aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terlebih kata dia, perangkat daerah yang menyelenggarakan pelayanan dasar memiliki tanggung jawab besar dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Perangkat daerah yang menyelenggarakan pelayanan dasar memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat. Karena itu, saya minta seluruh OPD tetap responsif, berinisiatif, dan menghadirkan inovasi yang memberi manfaat nyata,” ujarnya.

Wali Kota juga mengingatkan agar seluruh aparatur memperkuat kolaborasi dan komunikasi publik, sehingga setiap inovasi yang dilahirkan benar-benar mampu meningkatkan kualitas pelayanan. Melalui komitmen tersebut, Pemerintah Kota Bima menargetkan mampu meraih predikat Kota Sangat Inovatif sekaligus membuka peluang memperoleh insentif fiskal daerah dari pemerintah pusat. (hir)



IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO