BerandaNTBSUMBAWA BARATPendaftar Program Kerja ke Jepang KSB Capai Ratusan Orang

Pendaftar Program Kerja ke Jepang KSB Capai Ratusan Orang

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat resmi membuka program kerja ke Jepang pada, Rabu (1/7) melalui Program Sumbawa Barat Maju Luar Biasa. Pendaftaran program ini bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN). Minat masyarakat KSB untuk mengikuti program tersebut, terbilang sangat tinggi. Pasalnya, jumlah pelamar telah mencapai 174 orang.

“Kami tadi pagi memantau portal pendaftaran, sudah ada sekitar 174 pelamar yang masuk,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa Barat, Slamet Riadi dikonfirmasi pada, Kamis (2/7).

Slamet menjelaskan, pendaftaran dibuka selama satu bulan terhitung mulai 1-30 Juli 2026. Meski demikian, kuota peserta sangat terbatas sebanyak 50 orang. Karena itu, seluruh pelamar akan mengikuti proses seleksi secara ketat untuk menentukan peserta yang benar-benar memenuhi persyaratan. “Jadi nanti akan ada tahapan seleksi yang cukup ketat untuk mendapatkan calon pekerja yang siap diberangkatkan ke Jepang,” katanya.

Ia mengatakan, proses pendaftaran dibuat semudah mungkin. Informasi mengenai syarat dan tahapan pendaftaran telah disampaikan secara lengkap melalui brosur yang disebarkan secara daring maupun luring. “Kalau masih bingung, di brosur sudah ada nomor kontak yang bisa dihubungi. Kalau masih belum jelas juga, masyarakat bisa datang langsung ke kantor Disnakertrans KSB untuk mendapatkan penjelasan,” sarannya.

Dikatakan, peserta yang dinyatakan lolos seleksi, mereka tidak akan langsung diberangkatkan ke Jepang. Seluruh peserta terlebih dahulu akan menjalani rangkaian pelatihan dan pendampingan sebagai bekal sebelum bekerja di luar negeri.

Pelatihan tersebut meliputi penguatan kemampuan berbahasa Jepang, pembekalan budaya kerja, serta peningkatan kapasitas nonteknis, seperti kesehatan mental, literasi keuangan, manajemen konflik, hingga wawasan kebangsaan. Pembinaan itu diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga siap beradaptasi dengan kehidupan dan budaya kerja di Jepang.

Slamet menegaskan, seluruh rangkaian program tersebut tidak dipungut biaya. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menanggung seluruh proses pembinaan, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengikuti program ini. “Program ini gratis. Tidak ada biaya yang dibebankan kepada peserta. Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat KSB untuk memperoleh pekerjaan yang layak di luar negeri,” tegasnya.

Selanjutnya Slamet kembali menerangkan, peserta yang nantinya berhasil bekerja di Jepang diperkirakan akan menerima penghasilan berkisar antara Rp20 juta hingga Rp25 juta per bulan, sesuai bidang pekerjaan dan ketentuan perusahaan tempat mereka bekerja. “Jadi kalau berminat ikut program ini kami silakan mendaftar segera,” imbuhnya.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO