BerandaNTBSUMBAWA BARATJumlah ASN KSB Capai 7.352 Orang

Jumlah ASN KSB Capai 7.352 Orang

Taliwang (Suara NTB) – Komposisi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terus mengalami perubahan seiring kebijakan rekrutmen nasional yang lebih banyak mengakomodasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tercatat hingga Triwulan II Tahun 2026, jumlah abdi negara sebanyak 7.352 orang.

Berdasarkan data statistik yang dirilis Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB menunjukkan, mayoritas ASN saat ini merupakan PPPK. Jumlahnya sebanyak 4.029 orang atau 55 persen. Sementara PNS berjumlah 3.059 orang atau 42 persen, sedangkan PPPK Paruh Waktu sebanyak 264 orang atau 3 persen. Sementara dari sisi gender,ASN perempuan masih mendominasi dengan 4.330 orang, sedangkan ASN laki-laki tercatat 3.022 orang.

Kepala BKPSDM KSB, Agusman menjelaskan, komposisi pegawai tersebut merupakan dampak kebijakan pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir yang memprioritaskan pengangkatan tenaga non-ASN menjadi PPPK.

Menurutnya, perubahan komposisi ASN menjadi modal penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik. Kehadiran ribuan PPPK, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Komposisi ASN saat ini menunjukkan transformasi manajemen kepegawaian yang terus berjalan. Pemerintah daerah mengikuti kebijakan nasional untuk menyelesaikan penataan tenaga non-ASN melalui skema PPPK, sehingga pelayanan publik tetap terjaga,” jelas Agusman.

Dari aspek kualifikasi pendidikan, ASN Pemda KSB didominasi lulusan strata 1 (S1) sebanyak 3.916 orang. Selanjutnya, lulusan SLTA sebanyak 1.568 orang, diploma III sebanyak 874 orang, strata 2 sebanyak 326 orang, pendidikan profesi 307 orang, diploma IV sebanyak 142 orang, SLTP sebanyak 72 orang, SD sebanyak 45 orang, diploma II sebanyak 14 orang, dan diploma I sebanyak 11 orang.

Pada data yang disajikan BKPSDM KSB, juga memperlihatkan mayoritas ASN berasal dari kelompok usia produktif. Berdasarkan kategori generasi, generasi milenial menjadi kelompok terbesar dengan jumlah 4.812 orang, disusul generasi X sebanyak 2.135 orang, dan generasi Z sebanyak 405 orang.

Agusman menilai dominasi generasi milenial menjadi keuntungan tersendiri bagi birokrasi daerah, karena membawa semangat inovasi, adaptasi teknologi, dan percepatan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“ASN muda menjadi kekuatan baru birokrasi. Tantangannya adalah bagaimana terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan integritas agar mampu memberikan pelayanan yang semakin cepat, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan masa kerja, ASN dengan masa pengabdian 0–10 tahun menjadi kelompok terbanyak, terdiri atas 808 PNS, 4.029 PPPK, dan 264 PPPK Paruh Waktu. Kemudian ASN dengan masa kerja 11–20 tahun sebanyak 1.666 orang, masa kerja 21–30 tahun sebanyak 303 PNS, serta masa kerja 31–40 tahun sebanyak 19 PNS.

Statistik tersebut menggambarkan bahwa struktur ASN Pemda KSB kini, semakin didominasi oleh aparatur dengan masa kerja relatif muda. Kondisi ini diharapkan menjadi modal dalam membangun birokrasi yang lebih adaptif, profesional, serta mampu mendukung percepatan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa Barat.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO