BerandaNTBSUMBAWA BARATPejabat Fungsional Diminta Bangun Budaya Kerja Profesional dan Adaptif

Pejabat Fungsional Diminta Bangun Budaya Kerja Profesional dan Adaptif

Taliwang (Suara NTB) – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah mengingatkan kepada seluruh pejabat fungsional agar menjadi motor penggerak lahirnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Bagi orang nomor satu di KSB ini, jabatan fungsional bukan sekadar amanah administratif, tetapi menuntut kompetensi, keahlian, serta komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri. “Pesan ini tidak saja bagi yang dilantik hari ini. Pesan ini berlaku untuk semua pejabat fungsional lainnya,” tegas Bupati Amar dalam sambutannya saat melantik dan mengambil sumpah janji 132 pejabat fungsional di lingkup Pemda KSB, Rabu (29/7).

Ia menegaskan, keberhasilan karier seorang pejabat fungsional tidak ditentukan oleh lamanya masa pengabdian, melainkan oleh kemampuan untuk terus mengembangkan kompetensi, memperdalam keilmuan, dan meningkatkan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing. “Kuncinya terus belajar dan beradaptasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengambil peran lebih besar dalam menyiapkan aparatur yang berkualitas. Selain menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, BKPSDM diharapkan mampu memfasilitasi pengembangan karya dan inovasi aparatur sipil negara sehingga kompetensi mereka terus berkembang.

“Terus tingkatkan profesionalisme terhadap keahlian itu. BKPSDM harus menyiapkan dan memfasilitasi diklat-diklat untuk mengasah keahlian tersebut,” ujar Bupati Amar.

Berikutnya Bupati juga mengingatkan bahwa saat ini Pemda KSB tengah memasuki fase regenerasi aparatur. Dalam beberapa tahun ke depan, banyak pejabat fungsional senior akan memasuki masa purnatugas, sehingga generasi baru ASN dituntut mampu mengisi ruang tersebut dengan semangat dan budaya kerja yang lebih baik.

Ia berharap para pejabat fungsional yang baru dilantik menjadi “Gen Baik” yang membawa perubahan positif di lingkungan birokrasi, bukan sekadar mengikuti pola kerja lama yang kurang produktif. “Bawa budaya kerja yang baik. Ketika budaya kerja yang baik, maka hasil kerja pasti akan baik, termasuk dalam menghasilkan keputusan-keputusan yang berkualitas di dalam birokrasi,” pesannya.

Menurut dia, budaya kerja yang profesional hanya dapat dibangun melalui kolaborasi dan ruang diskusi yang terbuka. Setiap ASN didorong berani menyampaikan analisis, gagasan, maupun masukan konstruktif berdasarkan keahlian yang dimiliki sehingga setiap kebijakan dan keputusan yang dihasilkan memiliki landasan profesional yang kuat.

Dengan bekal kompetensi, profesionalisme, dan budaya kerja yang sehat, Bupati optimistis para pejabat fungsional yang baru dilantik ini mampu menjadi penggerak perubahan birokrasi di Kabupaten Sumbawa Barat.

“Selamat kepada semuanya. Mudah-mudahan semakin profesional karena bapak ibu akan menjadi wajah baru birokrasi daerah ini ke depan,” kata Bupati menutup sambutannya.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO