BerandaNTBKOTA BIMAKasus Kekerasan Perempuan dan Anak Diklaim Menurun

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Diklaim Menurun

Kota Bima (Suara NTB) – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bima, menunjukkan tren menurun dalam tiga tahun terakhir.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bima mencatat, berdasarkan data bahwa jumlah kasus kekerasaan perempuan dan anak mencapai 70 kasus pada 2023 turun menjadi lebih dari 60 kasus pada 2024. Hingga pertengahan 2026, tercatat sekitar 36 kasus.

Kepala DPPPA Kota Bima, Syahruddin, SH., mengatakan penurunan tersebut menjadi indikator bahwa upaya pencegahan kekerasaan terhadap perempuan dan anak yang dilakukan pemerintah bersama berbagai pihak mulai menunjukkan hasil.

“Dari tahun 2023 itu sekitar 70 kasus. Kemudian 2024 itu turun lagi jadi 60 lebih. Alhamdulillah, tiga tahun ini kami menurun,” ujarnya, Jumat (10/7).

Menurut Syahruddin, DPPPA terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan berbagai instansi dalam upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Meski angka kasus menurun, ia mengungkapkan fenomena kekerasan yang ditangani mengalami pergeseran. Jika sebelumnya kasus kekerasan terhadap perempuan lebih dominan, kini laporan yang paling banyak diterima berkaitan dengan kekerasan terhadap anak, terutama pelecehan seksual, persetubuhan, dan pemenuhan hak anak.

“Sekarang ini kebanyakan anak daripada perempuan. Kekerasan anak yang banyak, kaitannya dengan pelecehan seksual dan persetubuhan, sedangkan KDRT agak berkurang,” ungkapnya.

Selain menangani kasus kekerasan, pihaknya juga mendampingi penyelesaian perkara pemenuhan hak anak, termasuk anak hasil perkawinan siri yang tidak memperoleh nafkah maupun pengakuan dari ayahnya. Pendampingan dilakukan agar hak-hak anak tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Syahruddin menegaskan, akan terus memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat dan kolaborasi lintas sektor agar tren penurunan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bima dapat terus dipertahankan. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO