Praya (Suara NTB) – Pergerakan penumpang pesawat udara di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) selama masa libur sekolah mengalami lonjakan cukup signifikan, hingga 10,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Adanya sejumlah event di pulau Lombok termasuk ajang Pocari Sweat Run Lombok 2026 di Kawasan The Mandalika turut berkontribusi dalam mendongkrat pergerakan penumpang di BIZAM. Tren tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat untuk berwisata dan berkunjung ke Pulau Lombok.
Kondisi itu juga mencerminkan semakin kuatnya posisi Pulau Lombok sebagai salah satu destinasi wisata dan sport tourism unggulan di Indonesia.”Jadi sekarang orang datang ke Lombok itu selain untuk berlibur, sekaligus untuk mengikuti berbagai event olahraga maupun pariwisata yang digelar,” sebut General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian, dalam keterangannya Rabu (15/7).
Ia mengungkapkan, selama periode 15 Juni hingga 13 Juli 2026, BIZAM total melayani sebanyak 242.086 penumpang. Dengan 2.706 pergerakan pesawat. Jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 lalu, pergerakan penumpangnya tercatat sebanyak 219.614 orang. Ada kenaikan sebesar 10,2 persen. Sedangkan untuk pergerakan pesawat tumbuh hingga 25,8 persen dari 2.151 pergerakan pesawat pada periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan trafik penumpang dan pergerakan pesawat tersebut menunjukkan adanya korelasi antara libur anak sekolah dengan kuantitas event yang digelar di Pulau Lombok. Dengan kata lain kehadiran event-event di Pulau Lombok, secara tidak langsung turut mendorong minat orang untuk datang ke Pulau Lombok. Artinya, selain untuk berwisata, orang datang ke Pulau Lombok juga karena mau mengikuti event yang digelar di Pulau Lombok.
Sebagai pintu gerbang masuknya orang luar ke Pulau Lombok, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di BIZAM. Dan, memastikan seluruh fasilitas operasional, pelayanan penumpang serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan berjalan optimal. Penguatan koordinasi secara berkala juga tetap dilakukan bersama maskapai, AirNav Indonesia, ground handling, aparat keamanan, dan instansi terkait lainnya.
“Itu semua kita lakukan untuk memastikan operasional bandara tetap berlangsung dengan aman, selamat, tertib dan nyaman,” tandasnya. (kir)

