Mataram (Suara NTB) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB, tengah menyiapkan Cabang Olahraga (Cabor) Angkat Besi menjadi salah satu cabor unggulan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028. Upaya ini dilakukan karena cabor angkat besi memiliki potensi besar.
Ketua KONI NTB, H. Mori Hanafi mengatakan, kehadiran cabor angkat besi pada Porprov XII NTB merupakan upaya untuk mempersiapkan diri pada PON 2028. Pelaksanaan Porprov tahun ini, sudah mengacu pada standar internasional,sehingga ini menjadi modal besar bagi Provinsi NTB sebagai tuan rumah PON memboyong medali emas. Salah satunya melalui cabor angkat besi.
“Kita tentunya sangat berharap bahwa angkat besi ini nanti bisa menyumbangkan medali emas pada PON. Mudah-mudahan minimal empat medali atau lebih. Target besarnya kita 60 medali emas,” ujarnya, Jumat (17/7).
Meski cabor angkat besi terbilang baru tumbuh di NTB, tetapi memiliki potensi besar. Pada Kejurnas Senior 2026 yang digelar di Jawa Barat, kontingen NTB memborong 7 medali emas. Keterlibatan atlet muda dan senior angkat besi NTB pada Porprov XII NTB 2026 cukup gemilang. Tercatat, 60 lebih peserta ikut bertanding pada ajang olahraga bergengsi di tingkat provinsi tersebut. Capaian dan antusias masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa cabor angkat besi NTB, tidak bisa dipandang sebelah mata.
Mori menegaskan, pasca Porprov ini, KONI NTB akan terus menggiatkan pelatihan daerah sejumlah cabor, termasuk angkat besi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk persiapan untuk menyongsong PON mendatang.
“Nanti dalam Pelatda itu banyak hal akan dilakukan. Kita bisa bertanding di luar, kita bisa latihan mendatangkan pelatih-pelatih nasional. Kita bisa juga mengadakan Pelatda lagi nanti,” terangnya.
Mori optimis dengan capaian dan potensi yang dimiliki, NTB bakal memborong medali pada PON mendatang, khususnya melalui cabor angkat besi. “Saya sangat optimis,” pungkasnya. (sib)

