BerandaNTBKOTA MATARAMCabor Angkat Besi Putri Atlet Loteng dan Lobar Raih Medali Emas

Cabor Angkat Besi Putri Atlet Loteng dan Lobar Raih Medali Emas

Mataram (Suara NTB) – Atlet dari Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dan Kabupaten Lombok Barat (Lobar), sukses mengunci kemenangan dalam Cabang Olahraga (Cabor) Angkat Besi, kategori Putri, pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026, Jumat (17/7). Kemenangan ini menjadi bekal manis untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.

Lima kabupaten/kota yang berlaga pada Cabor Angkat Besi kategori putri sesi I. Pada kelas 49 Kilogram, Lobar mengirim lifter mereka, Diya Nana yang berakhir di posisi kedua. Total nilai pada snatch dan C&J, 85 poin dan berhak mengantongi medali silver. Sementara, Kabupaten Bima mengirim Ayu Wulandari. Finis posisi ketiga dengan raihan poin 44, mendapat medali perunggu. Terakhir, Loteng dengan lifter andalan Yolanda Putri finis dengan poin tertinggi 147 dan menyabet emas.

Pada kelas 53 Kilogram, ada nama Nurul Laeli Febriani dari Kota Mataram yang finis di posisi ketiga dan berhak mendapat perunggu dengan torehan nilai total poin 65. Kabupaten Bima mengirim Nurul Aliah dan berhasil membawa pulang medali perak dengan total poin 72. Terakhir, Lobar dengan andalan mereka Ni Nengah Puji C.W., mengantongi medali emas dengan raihan poin 76.

Keberhasilan atlet-atlet daerah ini menjadi sinyal baik bagi NTB, untuk menyongsong PON 2028 mendatang. Meski cabor angkat besi ini kali pertama digelar sejak perhelatan Porprov di NTB terselenggara kedua belas kalinya, antusias bibit unggul berpartisipasi di dalamnya tinggi.

Pelatih Nasional untuk Cabor Angkat Besi PON NTB, Sori Enda mengatakan, atlet-atlet angkat besi NTB memiliki potensi besar. Ajang Porprov kali ini bisa menjadi wadah untuk mencari talenta unggul untuk mewakili NTB pada PON mendatang.

“Makanya harapan saya besar sekali untuk Pengprov PABSI, kita akan lahirkan juara-juara dari sini,” tuturnya.

Ia berharap, atlet-atlet binaan dapat mengukir prestasi gemilang pada gelaran pesta olahraga terbesar di Indonesia di 2028. “Target kita di PON, kita harus lebih. Ini harapan dari dari seorang pelatih, kita bisa mengumpulkan nilai terbanyak di NTB,” pungkasnya.

Ketua Pengprov PABSI NTB, Karina de Vega mengatakan, geliat cabor angkat besi bisa dibilang baru di NTB. Namun demikian, pihaknya bersyukur angkat beli diberikan kesempatan bertanding pada Porprov ini.

Meskipun cabor ini masih muda, animo masyarakat terhadap cabor angkat besi sangat luar biasa. Hal itu terbukti dari jumlah atlet yang ikut berpartisipasi yakni mencapai 60 peserta.

“Saya sangat bangga. Ternyata peminat angkat besi itu sangat luar biasa,” tuturnya.

Menurutnya, progres atlet-atlet NTB tak bisa dipandang sebelah mata. Berbagai kejuaraan nasional sebelumnya pernah diikuti dan menyumbangkan medali emas. Dengan capaian tersebut, ia optimis cabor angkat besi dapat memberikan yang terbaik kepada NTB pada PON mendatang.

“Progres atlet kita sangat baik dan kita berharap sebagai tuan rumah ke depan untuk PON, kita bisa memberikan prestasi terbaik untuk NTB,” pungkasnya. (sib)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO