BerandaNTBDukung Visi "KSB Maju", Unram Tawarkan Inovasi Profesor Berdampak hingga Perluasan Akses...

Dukung Visi “KSB Maju”, Unram Tawarkan Inovasi Profesor Berdampak hingga Perluasan Akses Dokter Spesialis

Mataram (Suara NTB) Universitas Mataram (Unram) terus memperkuat kontribusi akademiknya dalam mendukung percepatan pembangunan daerah melalui audiensi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (Pemkab KSB) dan PT AMMAN Mineral di Kantor Bupati KSB, Senin (20/7/2026). Pertemuan tersebut membahas sinergi kepakaran perguruan tinggi dengan berbagai program prioritas pembangunan di Sumbawa Barat.

Wakil Bupati KSB menyampaikan harapannya agar kepakaran yang dimiliki Unram dapat mendukung program unggulan KSB Maju, mulai dari pengembangan plasma sapi, budidaya pesisir, pariwisata kerakyatan, penanganan stunting, hingga penguatan program Satu Desa Satu Bank Sampah.

Menjawab hal tersebut, Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. memaparkan inisiatif “Profesor Berdampak”, yakni program yang mendorong hasil pendidikan, penelitian, dan pengabdian memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui program ini, guru besar akan didampingi dosen muda dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pendampingan pembangunan desa.

“Perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah semata. Kepakaran yang dimiliki harus mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan masyarakat dan menjadi bagian dari pembangunan daerah,” ucap Prof. Sukardi.

Sebagai bagian dari implementasi program tersebut, Unram juga menghadirkan konsep “CEO Desa”, yakni penugasan mahasiswa tingkat akhir untuk mendampingi pengembangan potensi desa. Laporan hasil pendampingan nantinya diakui sebagai tugas akhir sebagai bentuk rekognisi atas pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Rektor Unram juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan. Saat ini sekitar 42 persen mahasiswa Unram berasal dari kelompok ekonomi rentan dengan UKT Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Untuk memperluas jangkauan program pengabdian di KSB, Unram menawarkan skema kolaborasi pendanaan bersama pemerintah daerah guna mendukung operasional mahasiswa KKN.

Selain itu, Unram menawarkan pembukaan kelas Magister (S2) dan Doktor (S3) secara hybrid bagi masyarakat dan ASN di KSB, serta mendorong pemerintah daerah mengirimkan putra-putri terbaiknya mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) guna memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan spesialis di daerah.

Dalam mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan, Wakil Rektor II Unram, Prof. Akmaluddin, S.T., M.Sc.(Eng.), Ph.D. juga mengusulkan kemitraan yang lebih luas dengan sektor industri. Salah satunya melalui optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT AMMAN Mineral untuk mendukung pembangunan fasilitas pendidikan, termasuk rencana Gedung Bersama di lingkungan Unram. PT AMMAN Mineral menyambut baik peluang kolaborasi tersebut yang dinilai sejalan dengan kerja sama yang telah terjalin sebelumnya.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia industri menjadi fondasi penting untuk menghasilkan inovasi yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada akhir audiensi, tim pakar Unram turut memberikan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penguatan manajemen pasca-produksi sektor peternakan serta sinkronisasi edukasi pengelolaan sampah terpadu. Seluruh pihak sepakat bahwa setiap program yang akan dijalankan harus diawali dengan identifikasi kebutuhan masyarakat dan kajian yang komprehensif agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Kabupaten Sumbawa Barat. (ron/*)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO