Mataram (Suara NTB) – Berkendara pada malam hari membutuhkan tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi dibandingkan siang hari.
Di wilayah Nusa Tenggara Barat, masih terdapat beberapa ruas jalan yang minim penerangan, terutama di jalur antarkabupaten, kawasan perbukitan, maupun jalan pedesaan. Tidak sedikit pula kondisi jalan yang memiliki kombinasi area terang akibat lampu bangunan atau kendaraan, kemudian tiba-tiba berubah menjadi gelap.
Oleh karena itu, pengendara tidak boleh hanya mengandalkan lampu utama sepeda motor sebagai satu-satunya sumber keselamatan. Lampu kendaraan berfungsi membantu penerangan, namun kemampuan membaca situasi, mengatur kecepatan, serta mengantisipasi kondisi jalan tetap menjadi faktor utama untuk mencegah kecelakaan.
Menurut Satria Wiman Jaya, Safety Riding Instructor Astra Motor NTB, saat malam hari, jangan hanya fokus pada area yang disinari lampu motor. Biasakan membaca kondisi jalan lebih jauh ke depan, kurangi kecepatan ketika memasuki area gelap, dan jangan terburu-buru. Semakin sedikit cahaya, semakin besar kita harus mengandalkan kemampuan mengantisipasi.
Tips Berkendara Aman di Malam Hari
- Kurangi Kecepatan di Area Minim Penerangan
Saat memasuki jalan yang gelap, kurangi kecepatan agar memiliki waktu lebih banyak untuk mengenali kondisi jalan dan bereaksi apabila terdapat hambatan di depan.
- Kenali Perubahan Titik Terang dan Titik Gelap
Mata membutuhkan waktu untuk beradaptasi ketika berpindah dari area yang terang menuju area gelap. Hindari berkendara terlalu cepat ketika melewati kondisi tersebut karena objek di depan dapat terlihat lebih lambat.
- Perbesar Jarak Aman
Berikan jarak minimal tiga detik dengan kendaraan di depan. Pada malam hari, waktu reaksi sangat penting karena objek sering kali baru terlihat ketika sudah berada cukup dekat.
- Jangan Menatap Langsung Lampu Kendaraan dari Arah Berlawanan
Sorotan lampu kendaraan lain dapat menyebabkan silau dan mengurangi kemampuan melihat beberapa saat. Alihkan pandangan ke marka jalan atau sisi kiri lajur hingga kendaraan tersebut melewati Anda.
- Gunakan Lampu Sesuai Standar
Pastikan lampu utama, lampu belakang, lampu rem, dan lampu sein berfungsi dengan baik. Hindari penggunaan lampu berintensitas berlebihan atau hasil modifikasi yang dapat menyilaukan pengguna jalan lain.
- Bersihkan Visor Helm dan Lampu Kendaraan
Visor yang kotor dapat membuat cahaya menyebar sehingga mengganggu pandangan. Lampu yang bersih juga menghasilkan pencahayaan yang lebih optimal.
- Gunakan Perlengkapan yang Mudah Terlihat
Gunakan jaket, helm, atau perlengkapan berkendara yang memiliki warna terang maupun reflektor agar lebih mudah terlihat oleh pengendara lain.
- Hindari Berkendara Saat Mengantuk
Rasa kantuk dapat menurunkan konsentrasi dan memperlambat waktu reaksi. Jika mulai mengantuk, segera berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat.
- Hindari Distraksi
Jangan menggunakan telepon genggam atau melakukan aktivitas lain yang mengurangi fokus selama berkendara. Konsentrasi penuh sangat dibutuhkan saat malam hari.
- Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Berangkat
Pastikan kondisi ban, rem, lampu, klakson, dan spion dalam kondisi baik sehingga kendaraan siap digunakan untuk perjalanan malam.
“Ingat, lampu motor hanya membantu menerangi jalan. Keselamatan tetap ditentukan oleh keputusan pengendara dalam mengatur kecepatan, menjaga jarak aman, dan selalu fokus membaca kondisi di sekitar.” tansasnya.(bul)

