BerandaEKONOMIATM Emas, Bukti Nyata Integrasi Hulu-Hilir Pertambangan AMMAN di Batu Hijau

ATM Emas, Bukti Nyata Integrasi Hulu-Hilir Pertambangan AMMAN di Batu Hijau


Bayangkan suasana di lobi kantor pusat PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) di Jakarta pada April lalu. Di tengah kesibukan karyawan yang lalu-lalang, sebuah mesin berwarna kuning menarik perhatian. Bukan ATM biasa untuk mengambil uang tunai, melainkan AMMAN Gold ATM, sebuah inovasi yang memungkinkan pembelian emas fisik secara langsung, cepat, dan transparan.


Mesin itu menjadi penanda babak baru perjalanan AMMAN. Untuk pertama kalinya, perusahaan yang selama ini dikenal sebagai pengelola Tambang Batu Hijau menghadirkan akses pembelian emas hasil produksinya sendiri melalui mesin penjual otomatis.


Produk emas milik PT AMMAN Mineral

Namun, bagi AMMAN, mesin tersebut bukan sekadar fasilitas transaksi. Kehadirannya menjadi simbol bahwa transformasi perusahaan menuju industri pertambangan yang terintegrasi telah benar-benar terwujud.


Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, menjelaskan peluncuran AMMAN Gold ATM berangkat dari transformasi besar perusahaan yang kini telah memiliki rantai bisnis lengkap, mulai dari eksplorasi, penambangan, pemrosesan, peleburan hingga pemurnian logam mulia.


“AMMAN Gold ATM bukan sekadar fasilitas transaksi. Ini merupakan representasi nyata perjalanan transformasi AMMAN dari perusahaan tambang menjadi perusahaan yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah hingga ke tangan konsumennya sendiri,” kata Kartika.


Menurutnya, kehadiran ATM Emas membuktikan bahwa emas yang dihasilkan dari Tambang Batu Hijau kini dapat dinikmati langsung oleh karyawan melalui jalur distribusi resmi

.
Momentum peluncuran pada 2026 juga bukan tanpa alasan. Tahun ini menjadi fase penting karena fasilitas Precious Metals Refinery (PMR) AMMAN telah beroperasi semakin optimal sehingga perusahaan mampu memproduksi emas murni dari rantai operasinya sendiri.


“Kami ingin memberikan akses yang lebih mudah dan nyaman bagi karyawan AMMAN untuk berinvestasi pada produk emas yang berasal dari Tambang Batu Hijau. Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen perusahaan menghadirkan manfaat yang bermakna bagi karyawan, sekaligus memperlihatkan hasil nyata dari proses hilirisasi yang telah kami bangun,” papar

.
Ia menjelaskan, AMMAN Gold ATM dirancang agar proses pembelian emas berlangsung sederhana. Pengguna cukup memilih gramasi yang diinginkan, melakukan verifikasi identitas, kemudian menyelesaikan pembayaran. Dalam hitungan menit, emas sudah bisa dimiliki.


Pilihan produknya pun beragam, mulai dari 0,5 gram, 1 gram, 2 gram hingga 5 gram, sehingga memberikan fleksibilitas bagi karyawan sesuai kemampuan investasinya
Yang membedakan AMMAN Gold ATM dengan layanan serupa, Kartika bilang, bukan hanya teknologi mesinnya, melainkan cerita di balik emas yang dijual. “Emas yang tersedia berasal dari rantai operasi AMMAN sendiri, mulai dari tambang hingga proses pemurnian. Setiap produk juga dilengkapi sertifikat keaslian dan fitur verifikasi sehingga memberikan rasa aman bagi pengguna,” urainya.


Pengembangan AMMAN Gold ATM dilakukan melalui kolaborasi tim internal bersama mitra yang memiliki kompetensi di bidangnya. Dan kata Kartika, tantangan terbesar dari program ini pada dasarnya adalah menghadirkan pengalaman transaksi yang mudah tanpa mengurangi aspek keamanan, verifikasi identitas, perlindungan data, dan kepatuhan terhadap standar yang berlaku.


AMMAN sendiri memilih kantor pusat Jakarta sebagai lokasi peluncuran perdana untuk memastikan seluruh aspek operasional, keamanan, dan pengalaman pengguna berjalan optimal sebelum layanan diperluas.


Pendekatan tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi agar sistem benar-benar siap digunakan secara lebih luas.


Kini, layanan tersebut tidak lagi hanya tersedia di Jakarta. Sejak 12 Mei 2026, AMMAN Gold ATM juga telah resmi beroperasi di Site Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat. Untuk sementara, fasilitas ini diperuntukkan bagi karyawan AMMAN Group agar mereka dapat menikmati kemudahan berinvestasi menggunakan emas yang berasal dari rantai operasi perusahaan sendiri.
Inovasi ini sendiri mendapat sambutan positif dari para karyawan. Salah satunya datang dari Marlin Sari yang mengaku bangga dengan terobosan yang dihadirkan perusahaan.


Menurut Marlin, kehadiran AMMAN Gold ATM menjadi bukti bahwa perusahaan terus berkembang dan berhasil membangun rantai bisnis yang utuh, tidak hanya menambang, tetapi juga menghasilkan produk akhir yang dapat langsung dimanfaatkan.


“Saya merasa bangga menjadi bagian dari AMMAN. ATM Gold ini menunjukkan perusahaan terus berinovasi dan berhasil membangun rantai bisnis yang lengkap, mulai dari tambang sampai menghasilkan emas yang siap dimiliki. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai karyawan,” ujar Marlin yang bekerja di Safety, Health, and Environment (SHE) Department ini.


Marlin menilai, kemudahan membeli emas hasil produksi AMMAN melalui mesin otomatis memberikan nilai tambah bagi karyawan. Selain praktis, fasilitas tersebut juga membuka kesempatan bagi pekerja untuk mulai berinvestasi dengan produk yang berasal dari perusahaan tempat mereka bekerja.


“Rasanya berbeda ketika kita bisa memiliki emas yang berasal dari hasil kerja dan proses yang setiap hari kami lihat sendiri di Batu Hijau. Ada rasa memiliki sekaligus apresiasi terhadap perjalanan panjang perusahaan dalam membangun industri pertambangan yang terintegrasi,” katanya..


Baginya, inovasi tersebut semakin memperkuat keyakinan bahwa AMMAN terus bergerak maju mengikuti perkembangan industri. Ia berharap perusahaan terus menghadirkan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi karyawan sekaligus memperkuat daya saing perusahaan.


Tanggapan positif juga datang dari kalangan Pemerintah KSB. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) KSB, Suryaman menilai kehadiran layanan tersebut merupakan bukti nyata keberhasilan hilirisasi yang dilakukan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN).


Menurutnya, pemerintah daerah mendukung penuh berbagai inovasi yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia usaha.


“Kami mengapresiasi langkah AMMAN menghadirkan Gold ATM sebagai bagian dari penguatan hilirisasi. Ini bukan hanya sebuah inovasi layanan, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Sumbawa Barat sebagai daerah penghasil emas yang kini mampu menghadirkan produk akhirnya melalui rantai industri yang terintegrasi,” cetusnya.


Ia menyatakan, keberadaan fasilitas tersebut menunjukkan bahwa hasil tambang tidak lagi berhenti pada proses produksi, melainkan telah berkembang menjadi produk bernilai tinggi yang siap dimanfaatkan sebagai instrumen investasi.


Ke depan, Suryaman berharap layanan AMMAN Gold ATM tidak hanya dinikmati kalangan internal perusahaan, tetapi juga dapat diakses lebih luas oleh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Sumbawa Barat.


“Harapan kami, ke depan layanan ini bisa dibuka untuk masyarakat umum. Tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri apabila masyarakat Sumbawa Barat sebagai daerah penghasil emas juga memiliki kemudahan untuk berinvestasi menggunakan emas yang berasal dari daerahnya sendiri,” katanya.


Menurutnya, semakin luas akses terhadap produk emas hasil hilirisasi akan memperkuat ekosistem ekonomi daerah, meningkatkan literasi investasi masyarakat, sekaligus mempertegas posisi Sumbawa Barat sebagai salah satu pusat industri pertambangan modern di Indonesia.


Kehadiran AMMAN Gold ATM di Batu Hijau menjadi simbol yang lebih dalam bagi para pekerja tambang. Mereka tidak lagi hanya menjadi bagian dari proses penambangan, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana hasil kerja mereka berubah menjadi produk investasi bernilai tinggi.


Dari batuan yang diangkat dari perut bumi Sumbawa, diproses di fasilitas pengolahan, dilebur, dimurnikan di Precious Metals Refinery (PMR), hingga akhirnya menjadi emas batangan yang dapat dibeli melalui mesin otomatis, seluruh rantai nilai itu kini berada dalam satu ekosistem yang dibangun AMMAN.


Inilah wajah baru industri pertambangan Indonesia. Bukan lagi sekadar mengekstraksi sumber daya alam, tetapi menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi, teknologi, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi perusahaan, karyawan, serta memperkuat daya saing industri nasional.


AMMAN Gold ATM menjadi bukti bahwa transformasi tersebut bukan sekadar slogan. Bagi AMMAN, inovasi ini adalah wujud nyata keberhasilan mengintegrasikan proses bisnis dari hulu hingga hilir. Sementara bagi para karyawan seperti Marlin Sari, kehadirannya menjadi simbol kebanggaan karena hasil kerja mereka kini dapat dinikmati dalam bentuk produk emas berkualitas yang lahir dari Batu Hijau dan siap menjadi instrumen investasi masa depan. (bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO