Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa kembali menjajaki kerjasama dengan PT. NAM Air setelah sebelumnya melakukan audiensi dengan PT TransNusa. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah melalui transportasi udara.
“Ada dua maskapai yang yang kita coba melakukan komunikasi terkait kerjasama di bidang transportasi udara PT.TransNusa dan PT.NAM Air. Responnya sangat baik, sehingga kami berharap bisa terealisasi,” kata Bupati Kabupaten Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, Rabu (19/7).
Pembukaan rute penerbangan baru menuju ke Kabupaten Sumbawa merupakan langkah strategis pemerintah untuk memangkas waktu tempuh demi meningkatkan konektivitas udara yang cukup dibutuhkan daerah saat ini.
Diakuinya,kendala utama selama ini sehingga tingkat kunjungan wisatawan belum maksimal,karena akses transportasi yang sangat terbatas. Para wisatawan dan ke Sumbawa hanya ingin menghabiskan waktu di destinasi wisata bukan di perjalanan menuju destinasi.
“Kalau menggunakan darat biasanya membutuhkan waktu sekitar 5-7 jam untuk bisa sampai di destinasi wisata. Tentu dengan adanya moda transportasi udara waktunya bisa dipangkas,” ucapnya.
Selain itu, dengan adanya beberapa moda transportasi udara yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa tentu akan lebih hemat biaya. Karena masyarakat nantinya akan memiliki beberapa pilihan moda transportasi udara tidak hanya satu maskapai saja.
“Kami optimis ketika ada beberapa pilihan maskapai penerbangan yang beroperasi maka biaya perjalanan akan bisa ditekan. Sehingga pertumbuhan penumpang akan terus bertumbuh,” ujarnya.
Adanya pembukaan rute baru dari beberapa maskapai penerbangan tersebut tentu akan memberikan dampak yang maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Bandara nantinya akan semakin ramai dan sektor UMKM akan terus menggeliat di sekitar bandara.
“Pembukaan rute baru dari dua maskapai penerbangan ini kita harapkan bisa mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, investasi, dan perekonomian daerah dengan moda transportasi yang lebih cepat,” ucapnya.
Ia meyakinkan melalui sinergi dan komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, harapan menghadirkan rute penerbangan baru ke Sumbawa dapat segera terwujud. Ia turut memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar upaya ini membuahkan hasil terbaik demi Sumbawa yang semakin unggul, maju, dan sejahtera.
“Kita baru memiliki satu maskapai yang melayani rute Sumbawa- Denpasar dan Lombok-Sumbawa. Tentu dengan adanya tambahan maskapai maka masyarakat akan memiliki banyak pilihan moda transportasi udara,” harapnya. (ils)

