BerandaPENDIDIKANBangun Budaya Literasi

Bangun Budaya Literasi

Mataram (Suara NTB) — Sekolah Menengah Pertama Negeri 16 Mataram, terus berupaya memperkuat dan membangun budaya literasi di kalangan peserta didik. Salah satu langkah strategis yang secara konsisten diterapkan adalah melalui program membaca buku secara terstruktur sebelum jam kegiatan belajar mengajar dimulai.

Kepala SMPN 16 Mataram, Burhanuddin menjelaskan, kegiatan pembiasaan literasi tersebut telah dijadwalkan secara resmi oleh pihak sekolah setiap hari Rabu. Masing-masing wali kelas bertugas memandu serta memotivasi para siswa untuk membaca satu judul buku pilihan selama sekitar 30 menit.

“Harus membaca dan mereka menceritakan apa yang mereka baca. Itu setiap hari Rabu,” ujarnya, Senin (10/8).

Selain melalui program pembiasaan pada hari Rabu, sekolah juga terus memberikan dorongan kepada para siswa untuk mengasah minat dan kualitas literasi mereka secara berkelanjutan setiap hari.  Sekolah sendiri telah menyediakan fasilitas perpustakaan bagi siswa yang memiliki minat serius dalam dunia literasi. Menurut dia, pihak sekolah kini melakukan terobosan dengan mendekatkan keberadaan buku-buku tersebut langsung ke lingkungan belajar siswa di kelas.

“Bahkan, sekarang buku-buku (perpustakaan) sekarang dibawa ke kelas, disimpan di pojok. Jadi ada pojok baca di kelas itu,” terangnya.

Untuk memperkuat pilar akademis lanjutnya, pihaknya juga telah menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan muatan literasi ke dalam kurikulum sejumlah mata pelajaran.

Langkah terencana ini bertujuan untuk memastikan bahwa penguatan literasi tidak hanya menjadi kegiatan sampingan, melainkan dapat terus diterapkan secara konsisten dalam setiap dimensi proses pembelajaran. “Jadi, mengintegrasikan literasi ke dalam pembelajaran,” tegas Burhanuddin.

Ia berharap melalui pembiasaan ini siswa dapat terus meningkatkan kualitas literasinya dan mampu mengasah nalar kritisnya. (sib)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO