BerandaHEADLINEGubernur Iqbal Daftar Calon Ketum KONI NTB

Gubernur Iqbal Daftar Calon Ketum KONI NTB

- Advertisement -


Mataram (Suara NTB) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal resmi mendaftar sebagai calon Ketua Umum (Ketum) Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) NTB. Pendaftaran dilakukan pada Jumat, 14 Agustus 2026 sore. Sebelumnya, Mori Hanafi juga sudah mendaftar kembali sebagai calon Ketum KONI NTB.


Itu artinya, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal dan Mori Hanafi akan memperebutkan suara terbanyak menjadi Ketum KONI NTB lima tahun ke depan.


Meski berperan sebagai lawan pada pemilihan pimpinan KONI NTB, Gubernur Iqbal mengaku hubungan dengan Mori Hanafi tetap baik. Pihaknya rutin berkomunikasi dengan anggota DPR RI ini, termasuk dengan KONI Pusat.


“Saya komunikasi dengan Pak Mori, saya diskusi. Dan saya sahabat dengan Pak Mori, jadi terus berdiskusi dengan KONI Pusat juga. Pokoknya waga masyarakat tenang-tenang saja, InsyaAllah semua akan berjalan dengan baik,” ujarnya usai Rapat Paripurna KUA PPAS 2027, Jumat, 14 Agustus 2026.


Dia mengungkapkan, pihaknya sudah berdiskusi dengan sejumlah pihak di KONI NTB sebelum melakukan pendaftaran. Termasuk dengan adanya rencana penambahan waktu pendaftaran hingga 17 Agustus 2026. Meski begitu, pihaknya tetap menyelesaikan seluruh proses administrasi untuk mengajukan pendaftaran.


Dia mengatakan, telah memantau langsung euforia masyarakat yang belakangan riuh membahas sosok yang pantas memimpin KONI NTB ke depan. Menurutnya, antusiasme ini sebenarnya bentuk kepedulian bersama untuk menyongsong agenda besar NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 bersama Provinsi NTT dan DKI Jakarta.


“Tidak ada yang perlu diperdebatkan, tidak ada yang perlu membuat kita harus naik tensi. Kita jalani ini dengan kalem, kita jalani ini dengan tenang,” katanya.


Iqbal mengungkapkan, alasan dirinya maju mendaftar Ketua KONI NTB murni untuk mendukung dan menyukseskan seluruh perhelatan olahraga di NTB. Termasuk dengan pekan olahraga terbesar, yaitu PON yang akan digelar di NTB, NTT dan DKI Jakarta.


“Motivasinya sama semua. Pak Mori, semua teman-teman motivasinya sama semua, untuk menyukseskan PON NTB dan meningkatkan atlet-atlet NTB,” pungkasnya.

Iqbal Banjir Dukungan



Pencalonan diri Lalu Muhamad Iqbal sebagai Ketum KONI NTB mendapat banyak dukungan. Bahkan, Gubernur NTB itu telah mendapat lampu hijau dari Ketua KONI Pusat. Di tambah lagi, Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Cricket sekaligus Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, terang-terangan memberikan dukungan kepada eks Dubes RU untuk Turki tersebut.


Isvie bahkan meminta Ketua KONI saat ini, Mori Hanafi untuk tidak melanjutkan pencalonan dirinya sebagai Ketua Umum KONI NTB periode kedua. Ia mengaku, melihat ngalirnya dukungan ke Lalu Iqbal, pihaknya sangat optimis Gubernur NTB itu bisa memenangkan kompetensi calon Ketum KONI.

Menyinggung mengalirnya dukungan Ketua DPRD NTB itu kepada Iqbal berkaitan dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB yang diselenggarakan Juli lalu, Isvie mengaku tidak ada masalah dengan Porprov. Dukungan ini muncul murni karena adanya harapan KONI dan olahraga NTB yang semakin baik.


Ketua KONI Kota Mataram, Firad Fariska, menyampaikan persyaratan maju Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal sebagai Ketum KONI NTB telah memenuhi persyaratan. Iqbal sudah mengantongi dukungan dari tujuh kabupaten/kota. Dukungan makin mengalir dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda yang juga Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Cricket dan 18 Ketua Cabor lainnya.


Adapun tujuh KONI kabupaten/kota yang sudah memberikan dukungan kepada Gubernur Iqbal di antaranya KONI Kota Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, dan Kota Bima. Sementara, dukungan dari Kabupaten Dompu disebut masih dalam perjalanan, sementara Lombok Barat disebut akan menyusul.


Firad menyebut, pencalonan Muhammad Iqbal tidak semata-mata berasal dari kepentingan pribadi, melainkan merupakan dorongan dari para pelaku olahraga dan cabang olahraga di NTB. Dukungan tersebut, menurutnya, didasari harapan agar sektor olahraga memperoleh perhatian dan skala prioritas lebih besar, terutama dalam hal anggaran, pembinaan, serta persiapan menghadapi agenda olahraga nasional.


“Jadi ini memang murni dukungan agar tentunya olahraga di NTB bisa jauh berkembang di masa-masa yang akan datang. Dan dapat mendapatkan perhatian yang lebih di masa yang akan datang,” katanya.


Terkait potensi konflik kepentingan apabila Muhammad Iqbal yang juga menjabat sebagai gubernur terpilih nantinya memimpin KONI NTB, Firad menegaskan pengambilan keputusan tidak akan dilakukan secara pribadi, tetapi dengan koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD NTB.
“Yang tentu di fungsi-fungsi yang melekat dari beliau. Tentunya akan menjalankan fungsi-fungsi itu secara profesional,” pungkasnya. (era)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO