Mataram (Suara NTB) – Tim pengabdian kepada masyarakat kolaborasi Prodi Kimia dan Prodi Akuntansi Universitas Mataram (Unram) dan Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram menggelar pengabdian di UKM Pawon Berkah di Kelurahan Rembiga, Kota Mataram. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas produksi, mutu, keamanan pangan, dan daya saing produk olahan berbasis batang pisang melalui penerapan teknologi sterilisasi dan pengemasan yang aman dengan kaleng dan pouch.

Gambar Produk Ares Kaleng dan Ares Kemasan Pouch
Ketua Pengabdian, Diah Miftahul Aini yang juga dosen Kimia FMIPA Unram mengatakan, UKM Pawon Berkah merupakan pelaku usaha mikro yang mengolah batang pisang menjadi sayur ares. Potensi bahan baku lokal ini sangat melimpah namun selama ini belum dimanfaatkan optimal dan cenderung menjadi limbah pascapanen. Permasalahan utama mitra adalah proses produksi yang masih konvensional, daya simpan produk sangat terbatas, kemasan kurang kompetitif, dan jangkauan pemasaran yang sempit.
“Metode pengabdian ini meliputi pelatihan, pendampingan teknis, dan demonstrasi proses sterilisasi menggunakan autoklaf pada suhu 115–121°C, penerapan higiene sanitasi, serta penguatan pemasaran online dan offline,” ujar Diah Miftahul Aini.
Hasil kegiatan menunjukkan mitra mampu memproduksi sayur ares kaleng sebanyak 100 kaleng ukuran 400g. Penerapan sterilisasi berhasil meningkatkan daya simpan produk menjadi ±6 bulan – 1 tahun pada suhu ruang tanpa bahan pengawet kimia. Produk juga memenuhi aspek keamanan pangan karena mikroorganisme patogen dan pembusuk telah dinonaktifkan.
Di sisi manajemen, mitra telah memiliki pencatatan keuangan sederhana, dan desain kemasan yang informatif. Pemasaran diperluas melalui platform Shopee, TikTok Shop, dan toko oleh-oleh. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kemandirian UKM dan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kemandirian, produktivitas, dan pendapatan UKM; dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Tim pengabdian menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi pada Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026, dengan nomor kontrak 161/C3/DT.05.00/PM/2026 dan kontrak turunan 3970/UN18.L1/PP/2026. (r)


