Praya (Suara NTB) – Bluebird Group menyampaikan komitmennya untuk mendukung proses pembangunan dan revitalisasi Dusun Adat Sade, Pujut, Lombok Tengah yang terdampak kebakaran.
Dukungan dalam bentuk bantuan dana sebesar Rp50 juta untuk pembangunan sekenem (gazebo dengan enam tiang), sebagai bagian dari upaya pemulihan ruang budaya dan kehidupan masyarakat yang terdampak.
Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan oleh Panca Wiadnyana, General Manager Bluebird Group Bali & Lombok kepada Bupati Lombok Tengah, H. Lalu. Fathul Bahri. Disaksikan juga oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu. Muhamad Iqbal bersamaan dengan kegiatan “Nyemulak” atau pemasangan pedana tiang pancang rumah adat Sade yang terbakar untuk di rekonstruksi kembali, Kamis, 3 September 2026.
Panca menegaskan, dukungan ini merupakan bagian dari komitmen Bluebird Group melalui pilar keberlanjutan BlueLife, yang salah satunya berfokus pada kepedulian terhadap masyarakat serta pelestarian budaya di berbagai wilayah tempat Bluebird Group beroperasi.
“Bagi kami, keberadaan Bluebird di suatu wilayah bukan hanya tentang menghadirkan layanan mobilitas, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat di dalamnya. Karena itu, ketika Dusun Adat Sade menghadapi musibah, kami ingin turut mengambil bagian dalam proses pemulihannya. Dukungan ini mungkin merupakan sebuah langkah awal, namun kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan turut menjaga nilai budaya yang menjadi bagian penting dari masyarakatnya,” ujar Panca.
Melalui dukungan ini, Bluebird Group berharap pembangunan sakenem dapat turut mendukung keberlanjutan aktivitas sosial dan budaya masyarakat Desa Sade. Ke depan, Bluebird Group akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat setempat dalam proses pembangunan dan revitalisasi tersebut.
Dalam laporan koordinator rekonstruksi rumah adat Sade, Lalu. Moh. Faozal yang juga Asisten II Setda NTB, kebakaran yang melanda rumah adat dusun Sade I pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026 telah menimbulkan dampak. 75 orang KK, 8 unit gazebo (berugaq), 6 sekenem. 1 masjid. 1 museum. 2 toilet. Dan 69 tempat usaha (art shop). (bul)



