BerandaNTBSUMBAWAPembangunan Jaringan Irigasi Beringin Sila Tahap II Masih Terkendala

Pembangunan Jaringan Irigasi Beringin Sila Tahap II Masih Terkendala

- Advertisement -

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa mengaku masih memiliki kendala dalam merealisasikan pembangunan jaringan irigasi Bendungan Beringin Sila tahap kedua. Salah satunya belum adanya izin penggunaan lahan pangan pertanian berkelanjutan dan lahan sawah dilindungi.

“Kita sudah lakukan rapat awal bersama Dinas Pertanian dan BBWS terkait izin penggunaan lahan tersebut, tetapi sampai saat ini belum ada informasi terbaru,” kata Kabid Pertanahan Dinas PRKP Kabupaten Sumbawa, Surbini kepada Suara NTB, Rabu (2/9).

Berdasarkan data luas lahan yang rencananya akan dibebaskan untuk proyek tersebut, mencapai 6,39 hektar. Jaringan irigasi itu nantinya memiliki panjang sekitar 4,26 kilometer dengan lebar sekitar 15 meter. Proyek ini merupakan kelanjutan dari proses pembebasan lahan di tahap pertama.

“Dari 6,39 hektar yang kita butuhkan ada sekitar 0,92 hektar yang masih berstatus Lahan Sawah Dilindungi (LSD),sehingga untuk saat ini kami masih menunggu pengalihan status atas lahan tersebut,” ucapnya.

Pihaknya juga mencatat ada beberapa hektar lahan yang berstatus Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Saat ini,pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian ATR/BPN untuk peralihan atas status lahan tersebut.

Pemerintah juga saat ini tengah berupaya menyelesaikan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk memastikan status LP2B dan LSD bisa dikeluarkan. Dikatakan, ketika status lahan dikeluarkan maka pemerintah baru bisa melakukan pembangunan dan pembebasan lahan.

“Kita selesaikan status lahannya dulu, jika sudah selesai semua baru akan kita lakukan pembebasan lahan milik masyarakat tersebut. Kita targetkan tahun ini bisa tuntas,” ucapnya.

Disinggung terkait pembangunan jaringan irigasi Beringin Sila tahap pertama, Ia mengaku pembebasan lahannya sudah tuntas. Sementara, untuk pembangunannya masih menunggu pembebasan lahan untuk pembangunan tahap kedua.

“Kami berharap sebenarnya untuk tahap 1 bisa segera dibangun oleh BBWS, karena proses pembebasan lahannya sudah tuntas untuk jaringan irigasi tahap satu dan dua,” tukasnya. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO