BerandaNTBLOMBOK BARATWabup Lobar Lobi Menkes, Usulkan Percepatan Realisasi RS Gunungsari untuk Pangkas 13.400...

Wabup Lobar Lobi Menkes, Usulkan Percepatan Realisasi RS Gunungsari untuk Pangkas 13.400 Rujukan

- Advertisement -

Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) terus melobi pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan Rumah Sakit Tipe D Gunungsari. Dalam setahun, sekitar 13.400 kasus rujukan tercatat berasal dari lima puskesmas di wilayah utara Lobar.

Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha bersama sejumlah Kepala OPD dan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lobar, Dr. Syamsuriansyah menemui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Rabu (2/9/2026). Pertemuan tersebut membahas pengembangan layanan kesehatan sekaligus dukungan pemerintah pusat untuk peningkatan Puskesmas Gunungsari menjadi rumah sakit.

“Pemda Lobar sangat serius dan terus memperjuangkan agar pemerintah pusat mendorong peningkatan Puskesmas Gunungsari menjadi Rumah Sakit Tipe D,” kata Umi Nurul sapaan akrabnya.

Menurutnya, pembangunan RS Gunungsari menjadi bagian dari upaya memperpendek akses layanan kesehatan bagi masyarakat wilayah utara Lobar.

“Kita ingin pelayanan kesehatan semakin dekat, cepat, dan berkualitas. Masyarakat tidak boleh kesulitan mendapatkan layanan hanya karena persoalan jarak dan keterbatasan fasilitas,” tegasnya.

Selain mendorong pembangunan RS Gunungsari, Pemkab Lobar meminta pendampingan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat tata kelola RS Awet Muda dan RSUD Tripat.

Kepala Dinas Kesehatan Lobar, Hj. Erni Suryana mengatakan RS Gunungsari nantinya diharapkan mampu menangani pasien yang selama ini harus dirujuk ke Mataram maupun Gerung. “Dengan adanya Rumah Sakit Gunungsari, kasus yang selama ini harus dirujuk ke Mataram atau Gerung bisa ditangani lebih dekat,” ujarnya.

Kebutuhan penambahan fasilitas kesehatan dinilai semakin mendesak. Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di dua rumah sakit daerah telah mencapai lebih dari 70 persen.

“Pemkab Lobar juga mengusulkan dua puskesmas baru di Bengkaung dan Kuripan, peningkatan 11 puskesmas menjadi rawat inap, serta penambahan 58 Pustu untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga tingkat desa,” terangnya.

Ia juga menambahkan untuk mendukung pembangunan RS Gunungsari, Pemkab Lobar telah menyiapkan lahan bersertifikat seluas 4,1 hektare.

“Sementara itu, pada 2027 Lobar juga telah mendapatkan program pengembangan Puskesmas Pelangan sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan di daerah,” ungkapnya. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO