BerandaHEADLINEGunakan Delapan Pesawat Kargo Khusus, Logistik MotoGP Mandalika Tiba 5 Oktober 2026

Gunakan Delapan Pesawat Kargo Khusus, Logistik MotoGP Mandalika Tiba 5 Oktober 2026

Praya (Suara NTB) – Sebanyak delapan pesawat kargo khusus bakal dikerahkan untuk mengirim logistik pendukung ajang MotoGP Mandalika yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 mendatang. Kedatangan logistik perdana dijadwalkan pada tanggal 5 Oktober 2026 mendatang. Semua persiapan untuk mendukung ajang balap dunia tersebut saat ini juga terus dilakukan PT Angkasa Pura (AP) Indonesia Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).


Kedatangan logistik perdana MotoGP Mandalika itu nantinya juga sekaligus menandai dimulainya operasional layanan penerbangan MotoGP di BIZAM yang akan berlangsung hingga 12 Oktober 2026.


“Kedatangan logistik MotoGP Mandalika melalui udara direncanakan mulai tanggal 5 Oktober 2026 mendatang,” sebut General Manager PT. AP Indonesia BIZAM Aidhil Philip Julian, kepada awak media saat ditemui di BIZAM, Senin (7/9).


Logistik tersebut nantinya akan dikirim dari Bandara Internasional Narita Jepang, karena sebelum MotoGP Mandalika digelar, Jepang akan terlebih dahulu menggelar balapan tersebut. Itu artinya, hampir semua logistik datang dan dikirim langsung dari Jepang dengan menggunakan pesawat kargo khusus.


Ia pun menegaskan pihaknya dalam hal ini sudah sangat siap melayani penerbangan selama ajang MotoGP Mandalika berlangsung. Baik itu penerbangan untuk pengiriman logistik, penumpang ataupun yang lainnya. Dan, memastikan layanan penerbangan MotoGP Mandalika tidak akan mengganggu penerbangan regular.


Saat ini, untuk apron di BIZAM sudah bisa menampung berbagai jenis pesawat hingga 30 pesawat sekaligus. Mulai dari pesawat wide body, narrow body, private jet hingga helikopter.


Semua pesawat yang datang akan diatur sesuai dengan SOP yang ada dan tidak ada penananan khusus. Baik itu untuk pesawat logistik MotoGP maupun pesawat penumpang. Semua akan dijalankan sesuai prosedur yang ada.
“Untuk daya tampung terminal bandara, efektif yang digunakan sekarang baru sekitar 59 persen dari kapasitas maksimal. Jadi meski terjadi lonjakan penumpang bukan jadi masalah,” imbuhnya.


Disinggung terkait pengajuan penerbangan tambahan atau extra flight, Aidhil mengaku sejauh ini sudah ada beberapa maskapai yang menyampaikan rencanya penambahan penerbangan. Tetapi belum secara resmi diajukan. Jadi soal berapa extra flight belum bisa bisa disampaikan secara resmi dulu sebelum ada pengajuan resmi dari pihak maskapai.


“Seminggu sebelum MotoGP baru akan disampaikan soal extra flight. Untuk saat ini meski sudah ada yang menyampaikan akan ada extra flight tapi belum bisa kita umumkan sebelum ada permintaan resmi dari maskapai,” tegasnya seraya menambahkan, selama ajang MotoGP Mandalika pihaknya menargetkan pertumbuhan penumpang hingga dua persen. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO