BerandaBUDAYA DAN HIBURANBuku "Two Islands, One Thread: Lombok and Bali Textiles" Diluncurkan

Buku “Two Islands, One Thread: Lombok and Bali Textiles” Diluncurkan

Adelaide, Australia (suarantb.com) – Buku ‘’Two Islands, One Thread: Lombok and Bali Textiles’’ karya kolektor asal Australia, Michael Abbott resmi diluncurkan pada Sabtu 12 September 2026, di Art Gallery Shout Australia (AGSA), Adelaide, Australia Selatan.

Buku yang memuat khasanah tekstil Lombok dan Bali ini merupakan hubungan kerja sama kebudayaan antara Indonesia dan Australia, khususnya melalui kolaborasi antarmuseum yang diwakili oleh AGSA dan Museum NTB.

Buku ini mendokumentasikan kekayaan tekstil Lombok dan Bali, dan yang menjadi editor sekaligus penulis adalah James Bennett seorang ahli seni dan budaya Indonesia yang telah menjalin kerja sama dengan Museum Negeri NTB.

Peluncuran buku tersebut dihadiri Menteri Perdagangan dan Pariwisata Australia, Don Farrell, Wakil Gubernur NTB, Indah Damayanti Putri, Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaida dan Ketua Dekranasda NTB, Sinta M. Iqbal, Serta Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhammad Ihwan dan Kasi Pengkajian dan  Perawatan Museum NTB, Aulia Rahma.

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan dan Pariwisata Australia, Don Farrell menyambut baik penerbitan buku tersebut yang dinilai memiliki arti penting dalam mempererat relasi Indonesia dan Australia melalui kebudayaan.

Menurut Don Farrell, kebudayaan dapat menjadi jembatan yang mempertemukan masyarakat kedua negara, dan membuka ruang yang lebih luas untuk saling memahami.

“Buku ini mengajak kita untuk memahami tentang hubungan antarmanusia, sejarah, dan kebudayaan” ujarnya.

Sebagai salah satu pemberi sambutan dalam pengantar buku tersebut bersama Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, ia menilai kain tradisional memiliki kekuatan untuk menceritakan perjalanan suatu masyarakat.

Sehingga dirinya mengatakan dokumentasi seperti yang terangkum dalam buku tersebut, dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat Australia dan dunia.

Sementara itu, Ketua Dekranasda NTB Sinta M. Iqbal yang mewakili delegasi Indonesia menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku tersebut.

Ia menilai buku Two Islands, One Thread tidak sekadar mendokumentasikan kain tradisional, tetapi juga merekam hubungan budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad.

“Saya sangat senang dapat hadir di sini bersama Anda semua yang telah berkontribusi, dengan berbagai cara, untuk memperkenalkan kisah mengenai tekstil-tekstil istimewa ini kepada dunia yang lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, peluncuran buku tersebut merupakan momentum untuk merayakan warisan budaya yang hidup sekaligus kisah-kisah yang terjalin di balik keberadaan tekstil Lombok dan Bali.

“Saat mengunjungi museum ini kemarin, saya mendapati secara lebih mendalam betapa eratnya keterkaitan antara tekstil Lombok dan dunia luar,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan, buku tersebut tidak dimaksudkan untuk membandingkan tekstil Lombok dan Bali, melainkan mengisahkan cerita tentang hubungan budaya, persahabatan, serta pertukaran pengetahuan yang telah terjalin antara dua pulau yang bertetangga.

“Jadi buku ini mendokumentasikan keterkaitan tersebut dengan indah. Kita juga dapat melihat hubungan yang erat antara Lombok dan Bali”, ucapnya.

Buku “Two Islands, One Thread: Lombok and Bali Textiles” adalah karya dari kolektor asal Australia, Michael Abbott, bersama beberapa penulis lokal (Indonesia), yang membahas kekayaan kain tradisional Lombok dan Bali.

Kepala Museum Negeri NTB, Ahmad Nuralam menilai buku tersebut memiliki arti penting bagi penguatan literasi tentang kain tradisional Lombok.

Karna menurutnya, buku tersebut akan menjadi referensi pertama tentang kain Lombok dalam literasi internasional selama dua hingga tiga dekade mendatang. “Jadi pada ujungnya adalah memperkenalkan kain NTB ke dunia,” tuturnya.

Acara peluncuran buku teesebut juga dihadiri para seniman di kota Adelaide dan puluhan warga NTB yang bekerja maupun para mahasiswa yang menempuh pendidikan di Australia. (ham)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO