BerandaNTBSUMBAWARevitalisasi Venue Olahraga Diusulkan ke Kemenpora

Revitalisasi Venue Olahraga Diusulkan ke Kemenpora

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata (Disparpora) Kabupaten Sumbawa, akan mengusulkan penanganan terhadap sejumlah venue olahraga ke Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora). Pengajuan itu dilakukan disertai dengan penyerahan Detail Engineering Design (DED) yang telah disusun sebelumnya.

“Karena anggaran kita terbatas sehingga belum ada satupun venue olahraga yang bisa kita rehabilitasi di tahun 2026,” kata Kepala Bidang Pemuda Olahraga Disparpora Kabupaten Sumbawa, Iwan Setiawan kepada Suara NTB, Rabu (16/9).

Menurut dia, penyusunan DED sebagai wujud perencanaan yang akan dilakukan pemerintah terhadap beberapa venue olahraga. Koordinasi dengan kementerian terkait juga terus dilakukan dengan harapan pemerintah pusat bisa membantu melakukan penanganan terhadap venue tersebut.

Dokumen perencanaan  dinilai sebagai salah satu bentuk persiapan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2028. Penyiapan fasilitas olahraga dilakukan meskipun sampai saat ini belum ada satupun kabupaten/kota di NTB, yang ditetapkan sebagai tuan rumah cabor di pelaksanaan PON.

“Kami juga akan melakukan perbaikan di sejumlah fasilitas olahraga salah satunya di GOR Mampis Rungan,agar dianggap lebih aman saat pelaksanaan event,” ujarnya.

Berdasarkan data untuk revitalisasi GOR Mampis Rungan membutuhkan anggaran sekitar Rp1,8 miliar dan revitalisasi Lapangan Cenderawasih sekitar Rp5,5 miliar. Tribun di Gelanggang Olahraga Pragas membutuhkan anggaran sekitar Rp2,5 miliar dan venue panahan Samota sekitar Rp2 miliar.

“Jadi total kebutuhan anggaran kita sebesar Rp11,5 miliar. Kami juga akan terus mencari ruang untuk pendanaan di pusat,sehingga DED yang sudah kita susun tidak sia-sia,” jelasnya.

Khusus untuk venue panahan lanjut Iwan, kebutuhan anggaran sekitar Rp600 juta akan digunakan untuk penataan lahan dengan hitungan Rp3000 rupiah per meter persegi. Sementara untuk penataan lebih lanjut dibutuhkan anggaran sekitar Rp1,4 miliar.

“Kami berharap penataan venue panahan ini menjadi prioritas karena akan kita gunakan untuk PON. Sedangkan untuk yang lain kita berharap bisa dilakukan secara bertahap sebelum PON,” harapnya. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO