BerandaBUDAYA DAN HIBURANFilm "Office Romance": Ketika Aturan Kantor Berhadapan dengan Urusan Hati

Film “Office Romance”: Ketika Aturan Kantor Berhadapan dengan Urusan Hati

HUBUNGAN asmara di tempat kerja bukanlah tema baru dalam film komedi romantis. Namun, ketika kisah tersebut melibatkan seorang CEO yang dikenal tegas dan perfeksionis dengan pengacara perusahaan yang santai serta gemar melontarkan humor, konflik antara profesionalisme dan urusan hati menjadi sumber cerita yang menarik. Itulah yang ditawarkan Office Romance, film komedi romantis Netflix yang dirilis pada 5 Juni 2026.

Disutradarai Ol Parker, film berdurasi 1 jam 52 menit atau 112 menit ini dibintangi Jennifer Lopez sebagai Jackie Cruz, seorang CEO maskapai penerbangan yang menerapkan aturan ketat di lingkungan kerjanya. Sementara itu, Brett Goldstein memerankan Daniel Blanchflower, pengacara perusahaan dengan kepribadian yang jauh lebih santai, spontan, dan humoris.

Film ini berangkat dari premis klasik tentang hubungan romantis antara dua orang yang bekerja dalam lingkungan yang sama. Bedanya, Jackie justru merupakan sosok yang selama bertahun-tahun berusaha mencegah hubungan asmara di tempat kerja demi menjaga profesionalisme para karyawannya.

Prinsip tersebut mulai diuji ketika Daniel datang sebagai pengacara baru untuk membantu perusahaan menghadapi persoalan hukum. Pertemuan keduanya yang semula berkaitan dengan urusan pekerjaan perlahan berkembang menjadi hubungan romantis. Masalahnya, hubungan tersebut harus mereka sembunyikan dari lingkungan kantor karena bertentangan dengan aturan yang selama ini diterapkan Jackie.

Salah satu daya tarik utama Office Romance terletak pada chemistry Jennifer Lopez dan Brett Goldstein. Keduanya menghadirkan karakter dengan kepribadian yang bertolak belakang, tetapi justru perbedaan tersebut menjadi sumber humor sekaligus penggerak hubungan dalam cerita.

Jackie digambarkan sebagai sosok serius, dominan, dan sangat berorientasi pada pekerjaan. Ia terbiasa mengendalikan berbagai situasi dan menempatkan profesionalisme sebagai prioritas. Sebaliknya, Daniel lebih canggung, spontan, dan kerap menggunakan humor untuk menghadapi situasi yang dihadapinya.

Kontras tersebut menciptakan sejumlah momen komedi yang membuat interaksi keduanya terasa hidup. Hubungan Jackie dan Daniel tidak dibangun semata-mata melalui adegan romantis, tetapi juga melalui perbedaan cara mereka menghadapi pekerjaan, konflik, dan kehidupan pribadi.

Dari sisi komedi, Office Romance tidak hanya mengandalkan kisah cinta yang manis. Film ini memasukkan humor dewasa dan sejumlah situasi absurd yang muncul akibat hubungan rahasia kedua tokoh utamanya.

Pendekatan tersebut membuat konflik antara aturan kantor dan hubungan pribadi menjadi salah satu elemen penting dalam cerita. Ol Parker juga menjelaskan bahwa film ini lebih menekankan unsur komedi dan ketegangan sebelum menghadirkan momen romantis, bukan menjadikan adegan seksual secara eksplisit sebagai pusat cerita.

Pola tersebut membuat Office Romance tetap berada dalam jalur komedi romantis, tetapi dengan sentuhan humor yang lebih dewasa. Berbagai situasi yang muncul ketika Jackie dan Daniel berusaha menjaga hubungan mereka tetap tersembunyi menjadi bagian yang cukup menghibur.

Kekuatan film ini juga didukung oleh penampilan para pemainnya. Jennifer Lopez mampu membawa Jackie sebagai sosok yang keras dan penuh kendali, sekaligus memperlihatkan sisi rentannya ketika berhadapan dengan persoalan pribadi.

Di sisi lain, Brett Goldstein memberikan warna komedi melalui karakter Daniel yang bertolak belakang dengan Jackie. Karakternya yang canggung dan spontan menjadi penyeimbang bagi sosok Jackie yang serius.

Selain Lopez dan Goldstein, Office Romance turut menghadirkan sejumlah aktor ternama, seperti Betty Gilpin, Amy Sedaris, Tony Hale, Bradley Whitford, Edward James Olmos, dan Jodie Whittaker. Kehadiran para pemeran pendukung tersebut memperkaya dinamika di lingkungan perusahaan sekaligus memberikan variasi pada konflik yang dihadirkan.

Sebagai sutradara, Ol Parker bukan nama baru dalam genre komedi romantis. Ia sebelumnya dikenal melalui film Mamma Mia! Here We Go Again dan Ticket to Paradise. Pengalaman tersebut turut terasa dalam Office Romance. Parker berusaha menyeimbangkan humor, konflik pekerjaan, dan hubungan personal tanpa menjadikan salah satu unsur mendominasi keseluruhan cerita.

Secara keseluruhan, Office Romance merupakan film komedi romantis ringan yang memadukan kisah cinta, konflik pekerjaan, humor dewasa, dan dinamika dua pemeran utama dengan karakter yang bertolak belakang.

Meski demikian, Office Romance tetap memiliki daya tarik melalui chemistry Jennifer Lopez dan Brett Goldstein, permainan para pemeran pendukung, serta situasi kocak yang lahir dari upaya Jackie dan Daniel menyembunyikan hubungan mereka. (Pandi Apriadi)

Judul film: Office Romance

Sutradara: Ol Parker

Produser: Ryder Picture Company dan Nuyorican Productions

Genre: Komedi Romantis

Durasi: 1 jam 52 menit (112 menit)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO