Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dalam waktu dekat ini berencana melakukan mutasi pejabat, menyusul banyaknya jabatan yang lowong. Mutasi itu untuk jabatan eselon II maupun eselon III. Namun sebelum itu, sebagai bagian dari persiapan mutasi pejabat, Pemkab Loteng akan menggelar asesmen terlebih dahulu terhadap seluruh pejabat eselon II yang saat ini masih menjabat.
“Asesmen direncanakan akan digelar pekan depan,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Loteng Drs. H. Lalu Herdan, M.Si., kepada Suara NTB, ditemui di kantornya, Jumat (18/9).
Herdan mengatakan, total ada sekitar 31 pejabat yang akan diasesmen. Dengan 29 orang pejabat eselon II ditambah tiga pejabat eselon III di Dinas Pertanian Loteng. Asesmen tersebut menjadi salah satu persyaratan yang harus dilalui sebelum Pemkab Loteng menggelar mutasi pejabat yang direncanakan dalam beberapa waktu ke depan.
“Asesmen hanya untuk pejabat eselon II saja. Ditambah tiga eselon III di Dinas Pertanian. Kalau eselon III di OPD lainnya sebelummnya sudah menjalani proses asesmen,” imbuhnya.
Asesmen tersebut, lanjut Herdan, dilaksanakan dua tahun sekali. Dilaksanakan untuk mengukur kemampuan dan kompetensi pejabat yang ada. Hasil asesmen itulah yang nantinya akan menjadi dasar bagi kepala daerah untuk mempertahankan atau menggeser pejabat yang ada ke posisi yang lain.
Pelaksanaan asesmen dirancanakan selama lima hari. Namun masing-masing pejabat yang diasesmen efektif hanya memilki waktu tiga hari. Mulai dari uji kemampuan hingga wawancara.
Untuk pelaksanaannya sendiri, Pemkab Loteng melibatkan asesor dari Bandung. Jadi tidak dilaksanakan oleh Pemkab Loteng sendiri.
“Asesmen tidak bisa dilakukan sembarang. Harus oleh asesor yang memiliki kualifikasi sebagai asesor,” tegas mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng ini. (kir)



