Taliwang (Suara NTB) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Bidang Jasa Konstruksi menggelar bimbingan teknis (Bimtek) strategi dan tata cara pelaksanaan mini kompetisi dalam E-Katalog versi 6.0. Tujuannya memperkuat pemahaman pejabat pengadaan terhadap mekanisme pengadaan. “Ini hari terakhir kegiatan Bimtek yang kami laksanakan,” terang Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR KSB, M. Saleh, Kamis (30/9).
Peserta bimtek berasal dari sejumlah instansi serta bidang di lingkungan Dinas PUPR KSB. Menurut Saleh, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pejabat pengadaan mengenai konsep, mekanisme, serta tahapan pelaksanaan mini kompetisi melalui E-Katalog Versi 6.0.
“Peserta kita berikan pemahaman mulai dari tahapan pelaksanaan, penyusunan persyaratan dan kriteria, sampai proses pemilihan penyedia. Termasuk hal-hal teknis dan administratif yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan mini kompetisi,” urai Saleh.
Selain itu,peserta juga diarahkan agar mampu menyusun persyaratan dan kriteria pemilihan penyedia secara tepat. Dengan demikian, proses pemilihan dapat dilakukan secara objektif, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan dari sisi administrasi maupun teknis.
Selain penyampaian materi, bimtek diisi dengan diskusi dan tanya jawab. Saleh mengatakan, sesi ini dimanfaatkan peserta untuk membahas berbagai persoalan yang berpotensi ditemui dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, khususnya melalui mekanisme mini kompetisi pada E-Katalog Versi 6.0.
“Harapannya kesalahan administrasi maupun teknis dalam pelaksanaan mini kompetisi bisa diminimalkan. Peserta juga memahami bagaimana memperoleh penawaran yang kompetitif dengan tetap memperhatikan kebutuhan, spesifikasi, kualitas, dan ketentuan pengadaan,” katanya.
Saleh menambahkan, peningkatan pemahaman tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah. “Penguasaan mekanisme E-Katalog Versi terbaru ini jadi bagian dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang terlibat dalam proses pengadaan,” tukas Saleh.(bug)



