Praya (Suara NTB) – Sepekan jelang ajang balap dunia MotoGP Mandalika yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 mendatang, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) turun melakukan aksi bersih-bersih di kawasan wisata Pantai Tanjung A’an, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Jumat (2/10).
Sekitar 800 kuintal sampah non-organik berhasil dikumpulkan dalam aksi bersih-bersih yang dipimpin langsung Bupati Loteng, H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P., M.A.P., tersebut. Selain untuk menyambut ajang MotoGP Mandalika, kegiatan itu juga bagian dari tindaklanjut program Aman Sehat Resik Indah (ASRI) yang telah dicanangkan bulan Februari 2026.
Selain ASN lingkup Pemkab Loteng, turut ikut serta personel kepolisian, TNI hingga Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng. “Aksi bersih-bersih ini sekaligus cara kita menyambut ajang MotoGP Mandalika yang akan berlangsung sepekan lagi,” sebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Loteng, Drs. H. Lalu Herdan, M.Si., Jumat (2/10) siang.
Dipilihnya kawasan Pantai Tanjung A’an sebagai lokasi bersih-bersih karena kondisi pantai masih butuh penanganan, khususnya terkait sampah. Harapannya, kawasan Pantai Tanjung A’an menjadi lebih bersih. Dengan begitu, membuat wisatawan yang datang bisa lebih nyaman saat berkunjung ke objek wisata tersebut.
Terlebih letak kawasan Pantai Tanjung A’an tidak terlalu jauh dari Sirkuit Internasional Mandalika tempat ajang MotoGP Mandalika akan berlangsung. Diprediksi, kawasan tersebut akan menjadi salah satu alternatif destinasi wisata yang akan cukup ramai dikunjungi wisatawan selama ajang MotoGP Mandalika. Jadi, sebelum wisatawan lebih banyak yang datang, kawasannya dibersihkan terlebih dahulu.
“Ke depan tidak hanya saat ada event seperti ini kegiatan bersih-bersih dilakukan. Tapi di momen-momen yang lain juga kegiatan serupa juga akan dilaksanakan secara berkala dengan lokasi yang berbeda-beda pula. Karena kegiatan ini juga bagian dari program ASRI,” sebutnya.
Program ASRI sendiri merupakan bagian dari gerakan nasional untuk mendukung terciptanya lingkungan yang bersih. Dengan titik utama kegiatan berupaya pembersihan lingkungan dari sampah.
Selain mendukungan terwujudnya lingkungan yang bersih, kegiatan tersebut juga bagian dari upaya menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. “Melalui kegiatan bersih-bersih ini juga bisa menjaga dan menumbuhkan semangat gotong royong yang merupakan nilai luhur bangsa yang harus terus digelorakan,” tandas Lalu Herdan. (kir)



