BerandaNTBSUMBAWA28 BUMDes Terdeteksi Aktif di Sumbawa

28 BUMDes Terdeteksi Aktif di Sumbawa

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, mencatat  hanya 28 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang terdeteksi aktif dari 157 desa hingga bulan September 2026. Sisanya belum aktif serta menghadapi persoalan hukum.

“Dari 28 BUMDes ini kita kategorikan masih aktif, karena hanya mereka saja yang berani menyelenggarakan Musdes LPJ. Artinya, mereka tetap berjalan meskipun kondisi terseok-seok,” kata Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, I Made Patrya dikonfirmasi pekan kemarin.

Pihaknya juga melakukan identifikasi lapangan untuk memastikan BUMDes tersebut aktif atau tidak. Berdasarkan data sementara ini yang terdeteksi tidak aktif sekitar 31 BUMDes dan satu BUMDes lagi bermasalah dengan hukum.

BUMDes yang tidak aktif t akan kembali diaktifkan pemerintah. Tahap awal yang dilakukan yakni pendataan dan pemetaan langsung ke masing-masing desa untuk memastikan kondisi masing-masing BUMDes .

“Kita tetap akan aktifkan kembali BUMDes ini sebagai wadah ekonomi bagi masyarakat desa. Proses identifikasi juga terus kita lakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan,” ujarnya.

Proses identifikasi tersebut dilakukan berdasarkan Permendes Nomor 3 Tahun 2021 sebagaimana bentuk transformasi ke empat kategori. Kategori BUMDes perintis, pemula, berkembang dan maju untuk mendukung program pemerintah dan mensejahterakan masyarakat.

Berdasarkan hasil identifikasi banyak BUMDes yang secara kelembagaan sudah tidak memiliki pengurus baik dari segi pelaksana operasional hingga ke pengawas secara struktur tidak aktif.

Menurutnya, BUMDes tidak mungkin bisa berjalan dengan baik jika tidak memiliki kelembagaan yang baik,sehingga revitalisasi kelembagaan sedang digagas pemerintah menghidupkan kembali Bumdes tersebut.

Ia menegaskan bahwa badan usaha milik desa merupakan amanat dari undang-undang desa,sehingga wajib bagi desa untuk menyiapkan anggaran. Artinya, peran dari Bumdes ini tidak terlepas dari kehidupan masyarakat di desa khususnya dalam menggerakkan ekonomi di desa.

“Peran BUMDes ini kami anggap sangat penting untuk menggerakkan ekonomi desa, sehingga pola pembinaan akan terus kami lakukan kepada seluruh BUMDes, ” demikian kata dia. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO