Praya (Suara NTB) – Balapan seri 17 MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika pada 9-11 Oktober 2026, berlangsung penuh drama. Dengan aksi saling salip tidak hanya terjadi di lintasan, tetapi di klasemen sementara MotoGP 2026.
Pemimpin klasemen MotoGP 2026 Jorge Martin (Aprilia Racing) sukses merebut kembali posisi puncak pasca balapan utama. Setelah sehari sebelumnya sempat di rebut juara bertahap Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) yang berhasil memenangi sesi Sprint Race pada Sabtu (10/10/2026).
Balapan utama pada Minggu (11/10/2026) sendiri dimenangi oleh rekan Jorgen Martin sesama pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzechhi yang tampil tercepat dengan catatan Waktu 40 menit 46,582 detik untuk 27 laps.
Start dari posisi kedua, Bezzecchi harus bertarung melawan Raul Fernandez (SuperFile Trackhouse MotoGP) yang membalap di posisi terdepan sejak awal laps. Sempat memimpin hingga setengah balapan, Raul Fernandez yang membalap dengan kondisi patah telunjuk kanan harus menyerahkan posisi terdepan ke Bezzecchi yang tampil nyaris tanpa cela saat balapan menyisakan 9 lap.
Marco Bezzechi Bayar Lunas Kegagalan di Sprint Race MotoGP Mandalika 2026
Bezzecchi tampaknya ingin membayar lunas kegagalan di sesi Sprint Race. Di mana saat itu Bezzecchi harus menyelesaikan balapan jauh lebih awal. Setelah ia terlibat tabrakan dengan Raul Fernandez di tingkungan satu selepas start.

Kemenangan Bezzecchi di Sirkuit Mandalika yang merupakan kemenangan kelimanya sepanjang MotoGP 2026 tersebut membuka ruang bagi rekan setimnya, Jorge Martin untuk kembali memimpin klasemen MotoGP 2026. Hal ini setelah Jorge Martin sukses mengklaim podium tiga dengan catatan waktu 6,890 detik lebih lambat dari Bezzecchi. Pada saat bersaman, saingan terdekat Jorge Martin dalam perebutan gelar juara dunia, Marc Marquez harus menyelesaikan balapan di posisi enam.
Pembalap nomor #93 tersebut memang sempat berada di perebutan podium di awal-awal balapan. Namun, ketatnya persaingan di barisan depan membuat Marc Marquez harus terlempar dari perebutan podium.
Di pertengahan balapan, Marquez beberapa kali berebut posisi dengan Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) yang akhirnya menyentuh finis keempat. Diikuti pembalap Jepang Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) yang sukses finis di posisi lima tepat di depan Marquez.
Jorge Martin Unggul Dua Poin dari Marc Marquez
Tambahan poin dari balapan di Sirkuit Mandalika membuat Jorge Martin kembali unggul dua poin dari Marc Marquez di klasemen MotoGP. Setelah sehari sebelumnya Marquez sempat memimpin klasemen dengan keunggulan empat poin atas Martin.
Melengkapi finis 10 besar, ada Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP), Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team), Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP Team) dan Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3).
Sementara Juara MotoGP Mandalika 2025, Fermin Aldeguer justru mengalami nasib sial. Ia menjadi satu dari tiga pembalap yang gagal menyelesaikan balapan karena crash ditingkungan 16 di lap 2 saat berusaha mengejar Marquez. Satu pembalap lainnya, Toprak Razgatlioglu (Prima Pramac Yamaha MotoGP) juga gagal finis karena kendala teknis di motornya.
Perkecil Jarak Poin
Di kelas Moto2 Izan Guevara (BLU CRU Pramac Yamaha Moto2) sukses jadi yang tercepat diikuti Manuel Gonzalez (LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP) dan Daniel Holgado (CFMOTO Power Electronics Aspar Team). Keberhasilan memenangi balapan di Mandalika tersebut membuat Guevara sukses memperkecil jarak poin dengan Manuel Gonzalez di klasemen Moto2. Dari sebelumnya 10,5 poin menjadi 5,5 poin. Sehingga membuat perebutan gelar juara dunia Moto2 semakin seru.
Sementara itu pembalap Indonesia di kelas motor 600cc tersebut Mario Aji, belum mampu memberikan hasil terbaik. Mario menyelesaikan balapan di posisi 20. Berjarak 27,934 detik lebih lambat dari pemenang balapan.”Secara umum jalannya race berlangsung lancar,” ujar Chairman Pertamina Mandalika Grand Prix of Indonesia Troy R. Warokka, usai balapan. (kir)



