Giri Menang (Suara NTB) – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) menggelar pelatihan jurnalistik bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se-Lobar pada Rabu (14/10/2026). Langkah ini dilakukan guna memperkuat jaringan komunikasi publik serta mempercepat penyebaran informasi dari tingkat desa hingga pemerintah daerah.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Diskominfotik Lobar, H. Rizky Bani Adam, dan didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Lalu Adi Wijaya ini mengusung tema “Digitalisasi Informasi dan Penyusunan Konten Informasi Publik yang Edukatif dan Mudah Diakses”. Rizky Bani Adam menegaskan, anggota KIM merupakan jembatan informasi yang sangat strategis dan andal antara masyarakat desa dan pemerintah.
“Penyampaian informasi yang cepat dan jelas di tingkat desa memiliki dampak langsung yang nyata. Contohnya, saat terjadi bencana seperti pohon tumbang atau jalur transportasi terputus, informasi awal dari warga yang dengan cepat disebarkan bisa langsung ditindaklanjuti untuk membantu masyarakat,” ujarnya
Pelatihan ini memfokuskan materi pada teknik produksi konten audiovisual dan penulisan jurnalistik praktis. Para peserta yang merupakan perwakilan KIM desa dibekali keterampilan membuat foto, video pendek, hingga reels, serta teknik penyusunan berita mulai dari penulisan judul yang memikat, struktur piramida terbalik, hingga pemilihan bahasa yang mudah dipahami publik.
Untuk mengoptimalkan kualitas materi, Diskominfotik menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya, yakni Pratama Picture yang membedah teknik videografi dan fotografi audiovisual, serta tim redaksi Insidelombok yang membagikan standar penulisan jurnalistik digital yang akurat dan menarik.
Selain meningkatkan kapasitas literasi media sosial warga, pelatihan ini juga memperkenalkan potensi nilai ekonomi dan pemanfaatan mandiri dari pengelolaan konten digital secara profesional di tingkat lokal. Melalui pelatihan ini, Pemkab Lombok Barat berharap jejaring informasi berbasis masyarakat dapat tumbuh semakin solid, cepat, dan akurat, sekaligus mendorong transparansi serta pemerataan akses informasi hingga ke pelosok desa. (her)



