RENCANA pembangunan jalur by pass dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat (Lobar) hingga Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur (Lotim) memunculkan banyak penol;akan oleh warga di Desa Ganti Kecamatan Praya Timur yang bakal terkena dampak pembangunan. Minimnya sosialisasi terkait program jadi alasannya. Belum lagi masyarakat setempat merasa belum dilibatkan secara langsung dalam rencana pembangunan mega proyek tersebut.
Menyikapi sikap warganya tersebut, Bupati Lombok Tengah (Loteng) H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P.,M.A.P., mengajak masyarakat untuk saling menahan diri. Dalam konteks pembangunan pelibatan masyarakat juga penting adanya. Pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan sukses, jika masyarakat tidak turut terlibat di dalamnnya.
Namun yang namanya pembangunan itu ada proses dan tahapannya. Dan, ada tahapan-tahapan yang memang membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung di dalamnya. Ada juga yang tidak secara langsung. Dengan kata lainya masyarakat harus memahami proses dan tahapan pembangunan yang ada.
Bahwa pada waktunya masyarakat pasti akan dilibatkan. “Maka dalam hal ini kita mendorong semua pihak perlu duduk bareng sesering mungkin. Membangun komunikasi yang baik. Sehingga proses pembangunan jalur ini bisa berjalan dengan lancar,” sebutnya kepada awak media, di pasar hewan Barabali Kecamatan Batukliang, Minggu (25/10).
Dikatakannya, sosialiasi yang intens menjadi salah kunci keberhasilan pembangunan. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah provinsi bisa lebih intens mensosialisasikan rencana pembangunan yang ada. Terutama di wilayah-wilayah yang akan terkena dampak pembangunan.
Supaya masyarakat bisa memperoleh pemahaman yang baik tentang rencana pembangunan yang akan dilaksanakan. Terutama terkait hak dan kewajibannya. Dan, dalam hal ini pihaknya juga siap8h7 membantu serta dilibatkan sesuai kewenangan yang dimiliki. Sebagai bentuk dukungan terhadap rencana pembangunan jalur yang akan menghubungkan dua pelabuhan di pulau Lombok tersebut.
“Perangkat desa setempat juga perlu dilibatkan dalam mensukseskan setiap tahapan pembangunannya,” tandas Pathul seraya menambahkan, kalau soal harga pembebasan lahan dan sebagainya itu nanti dibicara setelah semua tahapan perencanaan selesai dilakukan. Karena sebelum pembebasan lahan dilakukan harus ada appraisal terlebih dahulu. (kir)



